background img
bank bjb 1
Kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba, Utamakan Protokol Kesehatan 3M

Kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba, Utamakan Protokol Kesehatan 3M

PURWAKARTA,-Untuk menyelamatkan anak Bangsa hususnya para pemuda saat ini, bahaya narkoba menyasar keberbagai kalangan masyarakat termasuk masyarakat yang ada di pedesaan.

Ketua Apdesi Kabupaten Purwakarta, Dasep Sopandi, mengatakan, narkoba adalah musuh kita bersama dan sudah saatnya kini masyarakat menjadi pelopor pergerakan anti Narkotika, dan bersatu untuk memerangi Narkoba, sehingga penyalahgunaan Narkoba tidak merajalela.

Ditambahkan, berkat MoU kerjasama Pemkab Purwakarta dengan Polres Purwakarta dilingkungan pemerintahan, desa,dan masyarakat digelar sosialisasi bahaya narkoba

"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk memerangi peredaran gelap Narkoba yang sesuai arahan dari Bupati Purwakarta agar Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar),"ucap Apih dalam kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba di Bale Rancage Desa Cikeris,Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Sabtu, (31/10/2020).

Dan acara tersebut, para peséta diwajibkan mematuhi Potokol Kesehatan wajib melakukan 3M guna antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Purwakarta.

Menurutnya, ancaman narkoba menyerang desa, bukan isapan jempol. Pengedar maupun bandar tetap menjadikan warga di desa menjadi sasaran, tak hanya perkotaan.

Dengan fakta itu, ketahanan desa menjadi sangat dibutuhkan agar bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dan bagi semua warga wajib juga mematuhi Protokol kesehatan dengan 3M dalam aktivitasnya setiap hari.

"Kami ucapkan kepada para kepala desa yang aktif mengikuti menggelar sosialisasi bahaya narkoba di desa masing- masing,dan muspika di dua kecamatan Sukatani dan bojong,"ujarnya.

Dengan antusias mengikuti sosialisasi narkoba muspika, para kepala desa dan masyarakat selama satu bulan ini, Kami berkeyakinan dengan awal sebanyak 28 desa sudah terbentuk pasukan memerangi peredaran narkoba.

Kita sudah memiliki agen untuk memerangi narkoba sebanyak 50 orang per desa, jadi 50 orang perdes dikali 183 ada sekitar 5 ribu orang agen anti narkoba yang akan kami bentuk untuk berjuang mencegah peredaran bahaya narkoba.

"Ini merupakan upaya kami membentengi masyarakat dan upaya kami dalam memerangi Narkoba di wilayah pedesaan,"pungkasnya.

Sementara Kapolsek Bojong Iptu Hermwan menambahkan, terima kasih atas dukungan partisifasi dari Apdesi Purwakarta kerjasama ini. Sehingga sosialisasi bahaya narkoba dari Polres Purwakarta dapat digelar di beberapa desa,bahkan di kecamatan Bojong seluruh desa sudah melaksanakan sosialisasi narkoba.

"Dengan harapan aparatur desa tokoh masyarakat ,tokoh agama, sudah memahami hal itu dan dapat disosialisasikan kembali di lingkungannya khususnya di kecamatan bojong, serta tetap mematuhi protokol kesehatan dalam aktivitas setiap hari dengan Memakai masker yang benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga karak dan menjauhi dari keramaian (3M)", katanya (Ms)

Berita Lainnya
PDAM Kota BDG babael HUT Tegal 5 bjb
Brebesa 4 Brebes Paguyuban Asep Dunia HUT Tegal