Gubernur Babel Sampaikan Enam Poin dalam Audiensi Bersama Mendikbud RI

Gubernur Babel Sampaikan Enam Poin dalam Audiensi Bersama Mendikbud RI Ismet spn

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyampaikan enam poin permohonan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Nadiem Makarim, guna mendukungan pendidikan di Babel. Aundiensi dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dari Ruang Video Conference Gubernur Babel, Kamis (14/01/21).

Usaha ini selaras dengan misi Gubernur Erzaldi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan handal. Bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian diajukannya enam poin dukungan kepada Kemendikbud RI, sebagai berikut :
1. Dukungan akses pendidikan tentang pendirian Unit Sekolah Baru (USB) dalam rangka peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Babel yang masih rendah
2. Dukungan pendirian Politeknik Pertanian Negeri Bangka Belitung
3. Kekurangan pendidik dan tenaga kependidikan, terutama guru produktif SMK.
4. Dukungan SMK program Badan Layanan UmumDaerah (BLUD) dan SMK Pusat Keunggulan (PK)
5. Dukungan menjadi provinsi penyelenggara Tes Programme for International Student Assessment (PISA) 2022
6. Pendirian Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tekomdik)

Dalam audiensi Mendikbud RI, Nadiem Makarim mengapresiasi permohonan Pemprov. Babel yang inspiratif, melakukan banyak inovasi, dan memiliki semangat membangun negeri.

Menanggapi enam poin yang disampaikan Gubernur Erzaldi bahwa, untuk mewujudkan poin yang diajukan, harus dilakukan pengajuan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan RI karena penganggaran tahun 2021 sudah terbit.

"Permohonan yang berkaitan dengan dukungan anggaran belum bisa langsung ditindak lanjuti, tetapi untuk yang lainnya akan dipelajari dan segera ditanggapi," ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Erzaldi menyampaikan, selanjutnya Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian Babel akan menindaklanjuti sesuai arahan dari Mendikbud. Sedangkan, untuk rencana pendirian Politeknik Pertanian Negeri Bangka Belitung, Kepala Dinas Pertanian akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pentanian RI. Karena berdasarkan pernyataan Mendikbud RI, Menteri Pertanian sudah membuka kesempatan untuk ini.

Untuk kebutuhan tenaga pendidik di Babel, Menteri Nadiem Makarim mengatakan bahwa, permohonan ini merupakan program nasional yang akan ditindaklanjuti berdasarkan data formasi guru dan jumlah kebutuhan dari pemerintah daerah.

"Bentuk dukungan belum bisa diputuskan, karena harus melewati beberapa kajian terlebih dahulu, agar kita bisa mengambil kebijakan yang tepat," ungkap Gubernur Erzaldi.

"Permohonan ini kita sampaikan kepada medikbud, agar kemampuan SDM di Babel meningkatkan menjadi SDM yang handal , kuat, dan berkarakter," ungkapnya usai pelaksanaan audiensi.

Selain itu, penyampaian enam poin sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi menuju pendidikan Indonesia yang lebih baik dan lebih maju, sehingga mampu mencetak SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

"Memajukan suatu daerah atau bangsa bisa kita lakukan dengan mengutamakan SDM, ketika SDM sudah unggul, kita memiliki daya saing yang tangguh," pungkasnya.(spn/babel).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar