Soal Keakuratan Hasil Rapid Test Covid19 Di RSUD Kardinah, Ini Tanggapan Direktur

Soal Keakuratan Hasil Rapid Test Covid19 Di RSUD Kardinah, Ini Tanggapan Direktur Ismet spn

TEGAL - Salah satu warga kota tegal bernama Rosalinda Revoltar (34), Kelurahan Debong Tengah, Tegal Selatan mempertanyakan keakuratan hasil rapid test pengambilan darah di laboratorium RSUD Kardinah, dimana dari hasil yang keluar menunjukan reaktif covid19 pada Rabu (20/1) siang.

Dari penuturannya, disebut bahwa padahal dirinya telah melakukan tes swab PCR covid19 di Puskesmas rujukan yakni puskesmas tegal selatan dengan hasil negatif atau non reaktif, namun pihak RSUD tetap menginginkan untuk tes laboratorium dengan mengambil sample darah.

Salah satu bidan yang enggan disebut nama dari ruang laboratorium keluar menunjukan hasil dari rapid test, menunjukan dan membacakan bahwa hasil test reaktif positif covid19.

Sang bidan pun meminta kepada si pasien untuk menjalani tes swab antigen di RS. Mitra Siaga Tegal. Hal ini karena, hasil yang nantinya keluar akan menjadi salahsatu syarat untuk mengambil langkah selanjutnya.

Yang masih menjadi pertanyaan si pasien kenapa hasil swab PCR yang keluar dari Puskesmas rujukan tidak berlaku padahal menurut informasi dari puskesmas masa berlaku hasil swab tersebut bisa digunakan hingga 2 minggu dari waktu pengambilan/pelaksanaan swab PCR (6 Januari 2021).

" Pelaksanaan test swab PCR sendiri tanggal 6 januari, sementara penyampaian hasil test keluar 14 januari, " kata rosalinda sambil menunjukan hasil swab pcr dari puskesmas rujukan tegal selatan.

Anehnya lagi, soal keakuratan hasil rapid test, mengapa pada hari yang sama (Rabu 20 januari) yakni pelaksanaan rapid test siang jam 10.00 wib menunjukan hasil reaktif covid19 di rsud kardinah, sementara hasil tes swab antigen di RS. mitra siaga tegal pada pukul 14.30 wib menunjukan hasil non reaktif covid19 (negative).

Padahal, biaya untuk satu kali swab antigen tidak sedikit yakni Rp250.000, pasien harus merogoh kocek untuk mengetahui hasilnya. Padahal, kenapa pasien memilih melaksanakan swab PCR di Puskesmas rujukan Tegal selatan karena disana untuk pelaksanaan swab PCR gratis dan tidak dipungut biaya.

Pasien sendiri menyayangkan kenapa hasil swab PCR tidak berlaku saat ditunjukan di perawatan pengurusan ruang tindakan di RSUD Kardinah tegal.

Direktur RSUD Kardinah Herry Susanto ditanya soal tanggapannya, Kamis (21/1) melalui pesan WhatsApp mengatakan, Untuk rapid test itu ada 2 macam, yaitu rapid test antibodi dan rapid test antigen. Masalah keakuratan test test tersebut, tim satgas covid yang bisa menjelaskan.(hid/spn).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar