background img
BJB 2017
Dualisme Berakhir,Amri Ajak Sujud Syukur

Ketua DPW PPP Babel Amri Cahyadi

Dualisme Berakhir,Amri Ajak Sujud Syukur

Pangkalpinang,Bangka Belitung, sinarpaginews.com --  Atas terbitnya putusan Mahkamah Agung ( MA ) RI melalui Putusan Peninjauan Kembali ( PK ) No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 yang mengabulkan Gugatan Perdata sengketa partai politik yang diajukan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Pondok Gede 2016, M. Romahurmuziy . Maka dualisme kepemimpinan PPP telah berakhir. 

Dengan adanya putusan tersebut, Amri Cahyadi ketua DPW PPP Babel mengajak Seluruh Pengurus dan Kader PPP di Babel untuk sujud syukur dan meningkatkan amal ibadah ramadhan .
“selaku ketua DPW PPP Babel, saya mengajak seluruh pengurus dan kader PPP untuk sujud syukur atas kemenangan ini, ini kemenangan warga PPP , kemenangan kita bersama." kata Amri Cahyadi.

Dengan dihapusnya dualisme kepemimpinan, dan hanya satu kepemimpinan yang diakui. Yaitu kepemimpinan M Romahurmuziy, Amri mengajak seluruh kader partai yang kemarin mungkin berada dibarisan lain untuk kembali 

Dan bersatu memenangkan PPP di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Hal ini juga telah disampaikan M Romahurmuziy dilaman tweeternya @MRomahurmuziy" Alhamdulillah akhirnya dualisme kepemimpinan #PPP diakhiri oleh Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung sore tadi," kicau Romahurmuziy.

Tweetan Romahurmuziy disambut baik para peselancar media sosial ini, Muhammad Amin@muhdamin1967 Alhamdulillah. Umar haya @umarjaya68 Alhamdulillah saatnya tancap gas. Dan tweet tweet lainnya.

Dengan adanya putusan PK ini, Djan Faridz dan para pengikutnya, tidak lagi berhak untuk mengatas namakan PPP pada semua tingkatan dengan dalih apapun. Putusan ini sekaligus menganulir Putusan Kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015 yang memenangkan Djan Faridz. Putusan PK ini juga menyempurnakan kemenangan Romahurmuziy di Pengadilan Tinggi TUN ( Petun )berdasarkan Putusan Nomor 58 B/2017/PTTUN Jakarta tanggal 6 Juni 2017 yang lalu.

Pada kesempatan safari ramadhan di islamic center , Bekasi , Jawa Barat, Romahurmuziy menekankan jika putusan PK ini, telah mengakhiri seluruh dualisme kepemimpinan PPP . Djan farid tidak berhak menggunakan atribut Ketua Umum PPP dalam bentuk apapun, serta tidak berhak lagi menggunakan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60, dan tidak lagi bisa menggugat keabsahan kepemimpinan PPP atas nama DPP yang diklaimnya selama ini. 

Putusan Mahkamah Agung ini telah mengakhiri seluruh dualisme kepemimpinan di PPP karena Djan tidak lagi memiliki legal standing apapun sebagai pimpinan PPP. Saat ini umat menunggu kiprah nyata PPP menuju Pileg yang tinggal 22 bulan….( rem )

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN BREBES 5 RADIO THOMSON1 HUT RI BREBES4
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN DEDI HUT IKLAN PEMKOT TEGAL