background img
BJB 2017
Kejari Sumbawa Bidik Tiga Kasus Korupsi

Kepala Seksi ( Kasi ) Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa, Erwin Indrapraja,SH.,MH.,

Kejari Sumbawa Bidik Tiga Kasus Korupsi

Sumbawa,NTB,sinarpaginews.com – Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Sumbawa kembali bidik tiga kasus dugaan korupsi,tiga kasus korupsi itu berkat laporan dari masyarakat setempat masuk ke seksi intelijen Kejari Sumbawa

Kepala Seksi ( Kasi ) Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa, Erwin Indrapraja,SH.,MH., mengaku pihaknya sedang menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk

Tiga kegiatan tersebut yakni pengadaan bawang merah di Dinas Pertanian,Proyek pemeliharaan saluran irigasi di PSDA WS tahun 2013-2014 dan pengadaan kapal serta peralatan pendukungnya di SMKN Alas.

“Terkait dengan tiga kegiatan tersebut, telah dijadwalkan pemanggilan untuk klarifikasi para pihak hingga dua minggu ke depan,”terang Erwin.

Dia mengatakan,khusus pengadaan bibit bawang merah, mulai memanggil 7 orang yang terkait dalam pengadaan bibit tersebut sejak Kamis ( 07/09/2017) kemarin hingga minggu depan.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan klarifikasi terhadap dugaan penyimpangan proyek pemeliharaan irigasi oleh BPSDA WS tahun 2013-2014. Dalam hal ini akan meminta klafirikasi 5 orang pihak terkait. Lokasi kegiatan tersebut di beberapa lokasi yang dialiri jaringan irigasi di Kabupaten Sumbawa.

“Di dalam kegiatan di PSDA WS, ada indikasi mark up honor pekerja pembersihan saluran irigasi dan honor pekerja fiktif. Akan kita klarifikasi karena belum tahu kebenarannya. Anggarannya mencapai Rp 7 Miliar,” jelas Erwin.

Menurutnya,tidak menutup kemungkinan ada indikasi ke pembangunan saluran irigasinya tapi saat ini akan fokus dulu terhadap yang dilaporkan yakni honor pekerja.Lokasi di Kabupaten Sumbawa, beberapa lokasi yang dialiri jaringan irigasi.

Khusus kegiatan bantuan pengembangan SMKN Alas ( pengadaan kapal dan peralatannya ) akan mengundang 10 pihak terkait.

“Yang akan kita mintai klarifikasi mulai dari proses pengadaan dari ULP, PPK dan penerima pekerjaan,komite dan bahkan mencoba ke Kementerian Dikbud untuk mengklarifikasi apakah benar seperti yang diterangkan para pihak,” jelas Erwin.

Menyinggung peran Kepala SMKN Alas yang bertindak sebagai PPK dalam pengadaan dua unit kapal dan peralatannya, Kasi Intelijen menegaskan bahwa seorang PPK harus punya sertifikasi,kalau tidak punya berarti tidak punya keahlian.

Mengenai penanganan tiga laporan tersebut,Erwin menegaskan bahwa dalam hal ini dirinya tidak tebang pilih atau sesuai dengan laporan yang masuk setelah melalui proses analisis Intelijen.

“Saya tidak tebang pilih.Kalau ada laporan yang masuk dulu kita dahulukan dan melihatnya tapi tidak serta merta menindaklanjuti laporan. Kalau masih abu-abu maka perlu penambahan data.Untuk yang tiga ini sudah ada data penunjang awal,” tegas Kasi Intelijen Kejari Sumbawa tersebut.‎

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL