background img
BJB 2017
Jaksa Tuntut Ringan Pelaku Pengoplos Dan Pemalsuan Pupuk Di Babel ??

Jaksa Tuntut Ringan Pelaku Pengoplos Dan Pemalsuan Pupuk Di Babel ??

Pangkalpinang,Bangka Belitung,sinarpaginews.com – Tiga orang terdakwa pemalsuan dan pengoplos pupuk di Bangka Belitung ( Babel ) hanya dituntut ringan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) dari Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Bangka Belitung ( Babel )

Hal itu terbukti pada persidangan yang digelar diruang Garuda pada Pengadilan Negeri ( PN ) kota Pangkalpinang.Selasa ( 10/10 ) kemarin dengan agenda sidang pembacaan tuntutan

Tiga orang pelaku atau terdakwa itu masing masing Edi Wem alias Akon ( CV Elisabeth ) Handrianto Tjong als Ahan ( P)T Setia Jaya Makmurindo ) dan Suk Liang als Aleng ( PT Ligita Jaya Ketapang )

Dalam tuntutan yang di bacakan langsung oleh JPU terhadap ketiga terdakwa,masing masing 5 bulan perjara dengan membayar denda hanya dengan Rp 5 juta dan subsidier 3 bulan penjara serta di kurangi masa tahan serta memerintahkan terdakwa tetap di tahan,demikian tuntutan di bacakan di depan majelis yang di ketuai Surono selaku ketua PN Pangkalpinang

“Barang siapa dengan sengaja mengedarkan pupuk yang tidak sesuai dengan label secara berlanjut” sebagaimana dalam surat dakwaan pertama yaitu melanggar ketentuan pasal 60 ayat (1) huruf f dan i UU RI nomor 12 tahun 1992 tentang sistem budidaya tanaman jo pasal 64 ayat (1)KUHP

 Diketahui penangkapan terhadap tiga orang terdakwa itu digerebek oleh tim Satgas Pangan Provinsi Bangka Belitung di gudang penyalur pupuk ilegal dan oplosan di kawasan Jalan Parit Lalang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Petugas menyita 142 ton pupuk oplosan non subsidi yang akan diedarkan ke petani di Babal.Senin ( 31/7/2017 )

Pupuk yang akan diedarkan merupakan pupuk non subsidi yang dikirim dari luar daerah

142 ton pupuk ini digerebek di lokasi yang berbeda seperti dari gudang PT Ligita Jaya, satgas mengamankan pupuk non subsidi pembenah tanah jenis extraphos dan TMP 3.6 sebanyak lima ratus karung lebih. Dari Gudang CV Elisabeth petugas menyita pupuk non subsidi jenis NPK Phounska, pupuk non subsidi jenis SP.36 supra phos dan pupuk non subsidi pembenah tanah T.C.P-46 sebanyak 1174 karung, rata-rata menggunakan karung ukuran 50 kilogram.

Petugas juga menyita pupuk oplosan dari gudang PT Setiajaya Makmurindo yang beralamat di jalan Mayor Syafri Rachman, Semabung Baru, Kecamatan Girimaya Pangkalpinang sebanyak 1.053 karung ukuran 50 kg sehingga jumlah keseluruhan mencapai 142 ton pupuk oplosan yang siap diedarkan ke petani

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL