background img
BJB 2017
Getaran Dinamit PT Vitrama Properti Resahkan Warga Desa Mesu Timur

Getaran Dinamit PT Vitrama Properti Resahkan Warga Desa Mesu Timur

Pangkalanbaru,Bangka Tengah,Bangka Belitung,sinarpaginews.com  -- Aktivitas pemangkasan bukit Nunggal oleh PT Vitrama Properti dengan sistim peledakan ( blasting ) menggunakan dinamit membuat keresahan warga masyarakat Desa Air Mesu Timur,Kecamatan Pangkalanbaru kabupaten Bangka Tengah ( Bateng ) Provinsi Bangka Belitung ( Babel )

Bunyi ledakan yang sangat keras serta disertai dengan getaran seperti gempa buni membuat terkejut dirasakan oleh warga setempat sejak beberapa bulan terahir tahun 2017

Salah seorang warga gang Garuda III Anto mengeluhkan  karena setiap kali aktivitas peledakan ( blasting ) PT Vitrama Properti, ia bersama istri dan anaknya mendengar dan merasakan getaran yang terasa kuat.Sabtu ( 6/1/2018 ) sekitar pukul 13 55 WIB

“Peledakan ( blasting ) oleh PT Vitrama Properti membuat warga disini ( Mesu Timur – red ) resah dan getaran terasa kuat sehingga lantai rumah terasa bergetar seperti gempa”ungkap Anto kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Menurutnya walaupun suara peledakan dan getaran seperti gempa bumi yang dirasakan hanya per sekian detik membuat dirinya serta keluarga yang berada dirumah merasa ketakutan dan ia mengaku kejadian yang sering ia rasakan sudah dilaporkan ke kantor PT Vitrama Properti serta kantor Kepala Desa Mesu Timur

“Insiden ini sudah pernah saya sampaikan kepada Arya pihak PT Vitrama Properti beberapa bulan yang lalu namun hingga saat ini tidak pernah ada tanggapan”ujar Anto dengan nada kesal

Diakuinya selain suara ledakan suara dari aktivitas juga sangat menggangu warga setempat karena terkadang melakukan aktifitasnya hingga malam hari

“Mereka juga sering melakukan aktifitasnya hingga malam hari, jadi bagaimana kami bisa istirahat," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah,Kades Air Mesu Timur, Zuhri membenarkan keluhan warganya terkait aktivitas pemangkasan bukit Nunggal oleh PT Vitrama Properti

Diakuinya, kalau warganya hampir setiap hari melaporkan hal tersebut ke pihak desa.

"Hampir setiap hari warga mengadu terkait bunyi ledakan dari PT Vitrama Properti yang disertai getaran hingga ke rumah warga. Warga resah, mereka kuatir getaran itu akan berefek ke rumah mereka” kata Zuhri saat dihubungi, Kamis (11/1/2017).

Apakah keluhan warga itu sudah disampaikan ke pihak PT Vitrama Properti? Zuhri mengaku telah berungkali menyampaikan ke pihak perusahaan namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak perusahaan. Perusahaan sepertinya tutup mata dan telinga.

Diungkapkan Zuhri, awal - awal sosialisasi pihak perusahaan menyampaijan ke warga kalau bunyi dentuman saat meledakkan batu itu tidak akan mengeluarkan bunyi yang kuat dan getarannya juga tidak akan sampai ke rumah rumah warga. Sehingga warga tidak begitu mempermasalahkan.

"Namun belakangan kok bunyi dentumannya kencang disertai getaran yang seperti gempa bumi sehingga warga resah dibuatnya," kata Zuhri.

Zuhri berharap selaku kades Air Messu Timur, hendaknya pihak perusahaan untuk dapat memberikan perhatian terhadap keluhan warga sehingga kondisi desa Air Messu Timur tetap kondusif.

Terkait keluhan warga setempat, pihak PT Vitrama Properti belum memberikan penjelasannya secara resmi. Yudi selaku kepala tehnik yang dihubungi wartawan kemarin tidak bersedia memberikan tanggapan lantaran dirinya tidak berkompeten untuk memberikan statemen kepada media.

"Maaf mas, saya bukannya tidak mau memberikan tanggapan akan tetapi saya tidak berkompeten untuk menjawabnya. Saya akan sampaikan ke Pak Direktur atau ke humasnya. Nanti saya kabari ya” tukasnya.

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL