background img
bank bjb 1
Kunjungan Wisata di Kabupaten Garut Terus Meningkat Dalam Era New Norma

Obyek Wisata Situ Bagendit Kabupaten Garut

Kunjungan Wisata di Kabupaten Garut Terus Meningkat Dalam Era New Norma

GARUT, - Usai dibukanya kembali obyek wisata di Kabupaten Garut dengan penerapan protokol kesehatan, tingkat kunjungan mulai meningkat, setelah di tutup hampir dua bulan lamanya akibat Pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar mengatakan, tingkat kunjungan wisata ke sejumlah objek wisata di kabupaten Garut terus meningkat, walaupun hanya didominasi wisatawan lokal, Sedangkan dari luar daerah tergolong masih sedikit.

"Wisatawan luar daerah tergolong masih sedikit, hampir semua tempat wisata diramaikan wisatawan lokal, baik wisata pegunungan, laut, sungai, air panas dan sebagainya," ungkap Budi, Kamis (02/07/2020).

            Budi Gan Gan Gumilar, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Garut

Dengan dibukanya sektor pariwisata, kata Budi, mendorong sektor usaha lainnya ikut berkembang, seperti restoran, hotel, dan ragam pedagang di tempat wisata.

"Jadi restoran, hotel dan usaha ditempat wisata juga berkembang setelah obyek wisata dibuka kembali. Seperti daerah selatan, ada testimoni dari para pedagang, katanya sekarang usahanya sudah mulai menggeliat kembali," ujarnya.

Budi menuturkan, sebelum ada wabah COVID-19, warga Garut cenderung berwisata ke luar daerah, namun sekarang dengan diberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau New Normal, banyak yang berwisata di daerah sendiri.

"Objek wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan beragam, terutama wisata alam seperti pantai, gunung, sungai, air panas dan sebagainya," ujarnya.

Budi berharap, para wisatawan juga dalam berkunjung ke obyek wisata tidak lupa harus menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dan jaga jarak sesuai himbauan dari pemerintah.

"Protokol kesehatan harus tetap dipakai dalam kegiatan apa pun apalagi dalam berwisata, hal tersebut untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, dan mendukung adaptasi kebiasaan baru dalam era new normal," pungkasnya.

Berita Lainnya
Iklan brebes pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4