background img
bank bjb 1
Tragedi Merah Masjid Tegalkalong Kabupaten Sumedang Jawa Barat

Masjid Besar Tegalkalong menjadi masjid tertua yang ada di Sumedang dibangun tahun 1600-an

Tragedi Merah Masjid Tegalkalong Kabupaten Sumedang Jawa Barat

SUMEDANG KAB, - Masjid Tegalkalong ini menjadi saksi bisu telah terjadinya tragedi berdarah di saat umat islam Sumedang menunaikan Salat Idul Fitri dan  bisa dikatakan  masjid ini salah satu saksi sejarah perkembangan Kerajaan Sumedanglarang di jaman dulu tahun 1600-an,ketika pusat pemerintahan kerajaan Sumedanglarang dipindahkan dari Dayeuh Luhur ke Tegalkalong  sebagai Ibu Kota Kerajaan.

R. Suriadiwangsa yang menggantikan Prabu Geusan Ulun memerintah, maka di bangunanlah masjid yang berbentuk bangunan permanen segi empat berukuran 22 x 8 m pada tahun 1600-an. Ruang utamanya dilengkapi dengan pintu-pintu dan jendela-jendela. Masjid ini beratap tumpang yang disangga empat tiang utama atau saka guru dengan puncaknya dilengkapi dengan mustaka.

Selain ruang utama, masjid dilengkapi juga dengan teras dan tempat wudhu. Pada bagian masjid terdapat halaman yang dilengkapi dengan pagar keliling dengan dua pintu. Semula masjid merupakan bangunan rumah panggung, dinding dari anyaman bambu atau bilik. Setidaknya masjid telah mengalami 5 kali pemugaran.

Ada satu peristiwa sejarah yang cukup penting di masjid ini yaitu ketika pada tahun 1786 terjadi serangan tentara Kesultanan Banten yang dipimpin oleh Cilik Widara. Serangan dilakukan ketika Bupati, Pangeran Panembahan dan para pejabat serta masyarakat sedang menjalankan shalat Hari Raya Idul Fitri yang mengakibatkan banyak jatuh korban di pihak Sumedang diantaranya Pangeran Tumenggung Tegal Kalong adik  Pangeran Soeriadiwangsa (Rangga Gempol). 

Makam Pangeran Tumenggung Tegal Kalong dan para suhada yang gugur akibat tragedi berdarah Masjid Tegalkalong

Silsilah:
1.1 Pangeran Geusan Ulun / Rd. Angkawijaya (Koesoemahdinata II) menikah dengan Harisbaya puteri asal pajang putra Pangeran Adipati Katawengan keluarga Raja Sampang Madura.
1.1.13 Pangeran Soeriadiwangsa (Rangga Gempol)
1.1.14 Pangeran Tumenggung Tegal Kalong
Sumber : Dari berbagai sumber sejarah Sumedang
Penulis  : Warya Sumirta Manggala,SE.
Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah