background img
bank bjb
Ratusan Siswa SMA/SMK/MA Ikuti Kemah Kebangsaan di Bantarkawung

Ratusan Siswa SMA/SMK/MA Ikuti Kemah Kebangsaan di Bantarkawung

BREBES, -- Selama dua hari ratusan siswa tingkat SMA/SMK/MA wilayah Brebes selatan mengikuti Kemah Kebangsaan di Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung. Tepatnya di tempat wisata edukatif yaitu Gunung Geulis Learning Center (GGLC).

Terlihat antusias siswa mengikuti kemah kebangsaan yang baru digelar pertama kali ini. Apalagi tempat kemah merupakan perbukitan yang masih asri dan alami. Dilaksanakan sejak Sabtu (31/8) hingga Minggu (1/9). Mengusung tema Peran Pelajar Dalam Peningkatan Wawasan Kebangsaan.

"Kemah Kebangsaan memang baru diselenggarakan Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, tujuannya yaitu untuk membentuk karakter pemuda dalam melanjutkan perjuangan bangsa," ucap Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes Ir Iskandar saat membuka Kemah Kebangsaan di aula GGLC. Sabtu (31/8) kemarin.

Menurut Iskandar, saat ini Bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan yang genting. Di antaranya paham-paham maupun ideologi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Derasnya terpaan arus teknologi dan informasi juga turut mempengaruhi generasi muda kita. Seperti surutnya moral serta etika pemuda yang tidak selaras dengan nilai-nilai pancasila," beber Iskandar.

Selain itu, kata Iskandar, narkoba juga masih menjadi musuh masif bagi keberlangsungan bangsa. Masih banyak generasi muda terjerumus dalam lembah hitam narkoba, bahkan ada yang mati sia-sia karena narkoba.

"Persoalan lain juga datang dari tubuh kepemerintahan di Indonesia. Hampir setiap hari oknum pejabat tertangkap karena kasus korupsi, menandakan bahwa perlunya regulasi serta peran aktif pemuda agar budaya korupsi tidak terjadi lagi," tambah Iskandar.

Iskandar menjelaskan, Dewan Pendidikan sendiri merupakan organisasi mandiri yang terintegrasi dengan pemerintah daerah. Tugas dan fungsinya yaitu menjaring informasi serta aspirasi siswa kaitannya dengan kualitas pendidikan, nantinya akan disampaikan ke pemerintah agar pendidikan lebih maju dan berkualitas.

Ketua panitia Kemah Kebangsaan Estu Susilo mengatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Melalui Kemah Kebangsaan peserta semakin menambah pemahaman dan kecintaan terhadap bangsa.

"Kami mengundang 10 sekolah, dari 6 Kecamatan di wilayah Brebes selatan. Mereka adalah siswa SMA/SMK/MA, masing-masing regu terdapat 10 siswa," terang Estu.

Kata Estu, adik-adik bisa menyampaikan bagaimana langkah pemuda dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi bangsa. Karena banyak kegiatan positif pada Kemah Kebangsaan, yaitu penyampaian materi, yang disampaikan Dewan Pendidikan Bidang Manajemen, Advokasi dan Hukum Samsul Maarif tentang ideologi bangsa, serta Kepala Seksi Kesatuan Bangsa Kantor Kesbangpol Kabupaten Brebes Agus Ismanto tentang Nasionalisme, Internet dan Generasi Muda Indonesia.

"Malamnya kami isi dengan kegiatan permainan tradisional yaitu Bubuyan, di mana permainan tersebut melatih kekompakan dan membentuk kepribadian peserta. Kemudian dilanjutkan renungan malam," tambah Estu.

Kegiatan besok, lanjut Estu, diadakan diskusi, serta lomba pidato dengan tema wawasan kebangsaan.

Lomba pidato, juara 1 diraih Defi Laila (SMA N 1 Salem), juara 2 Nur Izah (MAN 2 Brebes) juara 3 Fitri Isma (SMA N 1 Bumiayu). Selaku dewan juri perwakilan Suara Merdeka Wahidin Soejda, perwakilan Dinas Komonikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes Bayu Arfi, serta perwakilan Dewan Pendidikan H Toridin. (Bayu Arfi)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4