background img
bank bjb
Keren! SMART Sapu Bersih Medali Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Cup 3

Keren! SMART Sapu Bersih Medali Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Cup 3

JAKARTA, -- Geliat Pencak Silat saat ini tengah menjadi sorotan karena adanya wacana penetapan Pencak Silat sebagai warisan budaya bukan benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di akhir 2019 nanti. Kebangkitan Pencak Silat dinilai membawa dampak positif pada penerimaan budaya Indonesia di kancah nasional, hal tersebut ditandai dengan membludaknya keikutsertaan puluhan bahkan ribuan peserta yang antusias dengan gelaran kejuaraan Pencak Silat di berbagai daerah.

Tak mau ketinggalan, sejak 2009 SMART Ekselensia Indonesia (SMART) membuka ekstrakulikuler Pencak Silat sebagai upaya mengasah kemampuan bela diri para siswanya serta menjaga kelestarian budaya bangsa. SMART selalu mendorong siswanya untuk terus berprestasi, tak tanggung-tanggung SMART telah menorehkan prestasi mumpuni hingga tingkat nasional. Minggu (17/11), empat siswa SMART mengikuti Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Cup 3 di Kampus UIN Ciputat, perhelatan nasional tahunan ini digadang-gadang menjadi barometer pesatnya peminatan pemuda terhadap Pencak Silat.

“Sebelum bertanding kami rutin latihan dan menjaga pola makan agar dapat melakukan yang terbaik ketika memasuki arena,” ujar Rama, siswa SMART asal Yogyakarta. Menurutnya ini bukan kali pertama SMART mengikuti kejuaraan silat nasional. “SMART sudah sering mengikuti pertandingan Pencak Silat tingkat nasional, mengikuti kejuaraan membuat kami memahami strategi ketika bertanding,” tambahnya.

Setelah melewati serangkaian pertandingan, empat siswa SMART yang mengikuti Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Cup 3 berhasil menggondol 3 Medali Emas serta 1 Medali Perak dan berhasil menyabet gelar Pesilat Terbaik, keempat siswa tersebut antara lain Agil Munawar: Peraih Medali Emas dan Pesilat Terbaik, M. Tsalats Ramadhani Masykur: Peraih Medali Emas, Syarif Andi Nurrohman: Peraih Medali Emas, dan Izat Hamdanil: Peraih Medali Perak.

“Kami bangga bisa kembali membawa nama baik sekolah di kancah nasional, kami juga bangga bisa menjadi bagian dari Pencak Silat yang sudah dikenal di mancanegara sebagai jenis seni bela diri. Kami sebagai penerus generasi bangsa akan terus menjaga Pencak Silat sebagai salah satu tradisi yang ada di Indonesia dan telah diwariskan dari generasi ke generasi,” tandas Rama. (AR)

Berita Lainnya
bank bjb bank bjb bawah iklan umroh astra motor