background img
bank bjb
Bedah Buku Kisah Rasulullah SAW Bersama Dr. H. Adjat Sudrajat

H. Adjat Sudradjat bersama H. Fahrudin, Kadisdik kota Bogor gelar bedah buku Kisah Rasulullah SAW di Masjid Raya Bogor, Selasa (3/3/2020). (Foto: Asep Ruslan)

Bedah Buku Kisah Rasulullah SAW Bersama Dr. H. Adjat Sudrajat

BOGOR - Buku itu jendela dunia, gudang ilmu pengetahuan. Jangan biarkan anak-anak terlalu sibuk dengan bermain handphone atau menonton televisi yang belum tentu baik muatannya. Budaya literasi atau membaca itu harus diterapkan dalam keluarga.

Kelompok Lima alumni SMA Negeri 1 Garut dan Alumni Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor meggelar bedah buku “Kisah Rasulullah SAW” karya Dr. Ir.  H. Adjat Sudradjat, MS (73th) di Masjid Raya Bogor Jalan Raya Pajajaran Kota Bogor, Selasa (3/3/2020).

Sebanyak 430 orang lebih dari 200 sekolah se kota Bogor mulai dari TK, SD, SLTP dan SLTA antusias mengikuti acara bedah buku yang sangat kental dengan kebaikan dan contoh ahlak mulia yang diperkenalkan Rasulullah SAW dalam keadaan apapun. Beliau pemimpin handal dalam berperang, kepala negara yang ulung, contoh ketauladanan yang tiada bandingannya. Rasulullah SAW selalu santun, sopan, ramah sekalipun kepada anak kecil. Pancaran kasih sayang menghias wajahnya. Bila berjalan menundukan kepala tanda rendah hati. Semuanya ada dalam empat Buku Kisah Rasulullah SAW yang dihibahkan (dibagikan gratis) kepada 200 sekolah yang hadir termasuk para undangan yang hadir.

200 sekolah se kota Bogor hadir dalam gelar bedah buku Kisah Rasulullah SAW (Foto: Asep Ruslan)

Adjat Sudradjat pensiunan Kepala Badan Planologi Kehutanan (1999-2000) yang juga Dosen Pasca Sarjana Fakultas Kehutaan IPB mengatakan.

“Ada peribahasa tak kenal maka tak sayang, kami berdiri disini atas nama Kelompok Lima selaku inisiator dalam pengadaan dan penyebaran Buku Kisah Rasulullah SAW yakni : Adjat Sudradjat (Alumni SMAN 1 Garut dan Alumni Fak. Kehutanan IPB), M. Awirya Ibrahim (Mantan Ketua Umum Alumni Fak. Kehutanan IPB, Herman Suherman (Alumni Institut Teknologi Tekstil Bandung), Drajad Kurniadi (salah satu Ketua Alumni Fak. Kehutanan IPB) dan Ismul Nenden (Alumni SMAN 1 Garut seorang Lawyer di Jakarta). Kelompok ini bergerak diantara alumni dengan pembagian tugas, ada yang mengumpulkan penggalan-penggalan kisah Rasulullah SAW, ada yang mengkoreksi dan mengedit, ada yang mencari sponsor atau infaq untuk pencetakan. Dan tibalah hari ini memasuki acara Bedah Buku yang Insya Allah bedah Bukunya akan disampaikan oleh Bapak Kadisdik Kota Bogor mewakili Bapak Walikota Bogor,” ungkap Adjat, Ketua Koordinator Kelompok Lima mengawali sambutannyadalam bedah buku berjudul Kisah Rasulullah SAW.

H. Adjat Sudradjat saat bedah buku Kisah Rasulullah SAW (Foto: Asep Ruslan)

“Jujur kami sampaikan bahwa kami Generasi Lama khususnya dari Alumni SMAN 1 Garut dan Alumni Fakultas Kehutanan IPB juga beberapa sahabat lainnya merasa sangat prihatin atas fenomena sosial yang luar biasa mengejutkan dari sebagian Generasi Milenium. Kejadian fenomena sosial setiap hari selalu muncul pada berbagai media, seperti :

  1. Narkoba selalu muncul tiap hari, dan konsumennya rata-rata pelajar?
  2. LGBT sangat mengerikan, informasinya dibanyak kota besar semakin berani?
  3. Minuman keras campuran yang telah menelan ratusan nyawa?
  4. Bermunculan Geng Motor yang terkadang sangat brutal?
  5. Tawuran? Ada antar sekolah, antar kampung, antar geng?
  6. Begal di jalanan yang seolah-olah tidak takut aparat?
  7. PSK Online dibawah umur. Rutin muncul sebagai kabar memilukan?

“Apakah keadaan diatas menyerupai Zaman Jahiliyah 14 abad yang lalu? Terjadi di Era Milenium? Mari kira renungkan bersama. Mari kita peduli. Mari kita berbuat. Bagaimana krisis moral ini kita perangi bersama. Agar mereka “kembali kejalan yang lurus”.  Semoga hal-hal diatas, tidak terjadi di Kota Bogor yang Islami ini atau kalau pun  ada di Kota Bogor tidak sehebat seperti yang terjadi di kota-kota lainnya. Fenomena sosial itulah yang mendorong kami Berlima menguatkan hati seraya memohon kepada Allah SWT untuk mengizinkan meridhoi usaha kami menyusun dan mencetak Buku Kisah Rasulullah SAW,” tambahnya.

Buku yang Adjat tulis selama hampir satu tahun sampai tahap cetak ini berisi 160 episode berjumlah hampir 600 halaman, terbagi  menjadi empat jilid. Hal ini sengaja penulis desain untuk memudahkan para pembaca membawanya dan bisa dibaca dimana saja.

“Kami sebagai pengumpul, pengolah dan editor Buku  Kisah Rasulullah SAW. Sengaja kami bagi menjadi empat buku dan disisipkan beberapa hal penting untuk diketahui pembaca agar lebih menambah keyakinan Siapa Rasulullah SAW ?

Dengan pembagian buku sebagai berikut :

  1. Buku I, kami sisipkan 100 perilaku Rasulullah yang demikian indah juga ada kiat-kiat amalan kebaikan yang mudah dilaksanakan dalam meraih Surga.
  2. Buku II, kami sisipkan dibagian akhir diangkat (1) empat sifat Rasulullah SAW, (2) 40 kebiasaan Rasulullah, (3) Gambaran fisik dan ahlaq Beliau menurut para Sahabat Rasulullah SAW.
  3. Buku III, kami tambahkan (1) foto exlusive seperti gamis jubah, cap surat. mangkuk, rambut, jejak kaki, pedang, bendera, busur panah. (2) Sunnah Rasul yang mudah dikerjakan.
  4. Buku IV, kami tambahkan pengetahuan singkat tentang apa Al Quran, bagaimana cara turunnya wahyu, bagaimana Al Quran dipelihara kemurniannya, bagaimana sistimatika Al Quran tersusun. Dan yang cukup menarik lagi adalah gambar-gambar Ka’bah pada awal Kerasulan, peta kediaman suku sekitar Kabah dan replika rumah Rasulullah SAW pasca Hijrah ke Madinah.

“Pembagian buku yang berjumlah hampir 600 halaman ini kami bagi  menjadi empat jilid. Hal ini sengaja didesain untuk memudahkan para pembaca membawanya dan bisa dibaca dimana saja,” terang Adjat.

Menurut Adjat, Buku  Kisah Rasulullah SAW ini akan hadir disekolah-sekolah di Kota Bogor sebagai hibah 26 para sahabat kami yang berinfaq/beramal.

“Pemilihan sekolah pada tahap pertama ini sepenuhnya kami serahkan kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor.  Kami juga sempat membahas kelanjutan penyaluran Buku ini dengan Pak H. Fahrudin dan Ibu Arni Kabid. SMP, untuk membuat beberapa model sekolah contoh sebagai sekolah unggulan dalam meneladani perilaku akhlak mulia. Sehingga kita punya beberapa model sekolah yang Islami yang penuh dengan kabaikan dan haram dengan perilaku yang tidak bermartabat,” tambahnya.

Lagu Rindu Rasul oleh Gwen Odora kelas 4 SD Pertiwi dan Pamera kelas 4 SD Polisi 1, juara nyanyi tingkat SD se Kota Bogor (Foto: Asep Ruslan)

Dirinya berharap Buku Kisah Rasulullah SAW ini bisa dijadikan pedoman suri tauladan bagi generasi muda.

“Kami ingin melalui buku ini perilaku generasi muda Kota Bogor bisa meniru suri teladan Rasulullah SAW. Dan berharap kepada Allah SWT, semoga kami ada di barisan Rasulullah SAW di akhirat nanti dengan sedikit aksi menyebarkan kembali kisah Rasulullah SAW,” harapannya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, H. Fahrudin, S.Pd dalam sambutannya mengatakan.

“Pembinaan karakter anak sekolah sangat penting. Diharapkan dengan membaca Buku Kisah Rasul bisa menghayati perilaku akhlaq mulia. Salah satu ahlak mulia Rasulullah SAW adalah kejujuran. Kita wajib mentauladani dalam perilaku sehari-hari. Kalau jujur tak ada isilah nyontek,” kata Fahrudin.

Penyerahan buku secara simbolik kepada siswa yang hadir oleh H. Fahrudin (Foto: Asep Ruslan)

“Buku Kisah Rasulullah SAW ini gratis dibagikan ke sekolah-sekolah, maka yang pertama baca adalah Kepala Sekolahnya dulu. Paling-paling satu jilid 2 hari.Setelah itu baru ke guru lainya. Ciptakan suasana sekolah yang bernuansa kedamaian. Saling menghormati dan saling menyayangi,” pesan Kadisdik kota Bogor.

Berita Lainnya
pemda brebes Pemda Brebes 2 Pemda Brebes 3 Pemda Brebes 4
Square bawah 5 Square bawah 6 Square bawah 7 Square bawah 8
Hut pemda 32 SMK pa Asep Bawah 34 Pemda Sukabumi