background img
bank bjb 1
Menteri KKP Tantang PT Hasilkan Lulusan Terampil

Menteri KKP Tantang PT Hasilkan Lulusan Terampil

Jakarta, - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengatakan pada acara Bincang Karya (BIANKA) yang diselenggarakan KBRI Washington DC, bahwa lulusan dari program studi kelautan dan perikanan kurang memiliki keterampilan yang mumpuni secara teknis dan operasional dalam penangkapan ikan dan bidang kelautan. Potensi keanekaragaman hayati laut Indonesia senilai US$1.338 miliar/tahun setara dengan lima kali lipat APBN 2019 (Rp.2.400 triliun = US$190 miliar) atau 1,3 PDB Nasional saat ini. 

Pernyataan Menteri KP tersebut menjadikan tantangan bagi Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho, untuk pengembangan program studi terapan bidang kelautan dan perikanan di lingkungan perguruan tinggi negeri se-Indonesia.

Rionald Silaban, Direktur Utama LPDP mengatakan, saat ini ada sekitar 337 mahasiswa Indonesia studi dengan beasiswa LPDP pada bidang kelautan dan perikanan serta sebanyak 76 mahasiswa pada bidang kemaritiman. 

Jamal mengatakan bahwa kolaborasi KBRI Washington DC melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan, LPDP dan MRPTNI menjadi salah satu media dalam percepatan pembangunan SDM Unggul dalam mengandeng peningkatan minat studi ke Amerika Serikat.   

Acara BIANKA dihadiri hampir dua ribuan peserta melalui beragam flatform daring yang berasal dari latar belakang yang beragama seperti mahasiswa, diaspora akademisi serta profesi lainnya yang tersebar di Amerika Serikat dan Indonesia serta negara lainnya.

Pada saat yang bersamaan, dalam rangka membantu percepatan menembus Amerika Serikat dengan beasiswa, telah diperkenalkan oleh Popy Tim Konsultasi Menembus Studi di Amerika Serikat yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sedang menyelesaikan program master dan doktoral di beberapa universitas top di Amerika Serikat. 

Popy mengatakan peluang kerjasama bidang kelautan dan perikanan dengan kampus di Amerika Serikat pada bidang ekologi dan evolusioner biologi dapat dibuka melalui komunikasi dengan mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang studi di University of California, Los Angeles pada bidang riset yang ditekuni oleh mahasiswa tersebut. Bidang studi yang saat ini ditekuni mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat tersebar dalam bidang studi kerangka _STEMS (science, technology, engineering maths, social and humaniora)

 

Berita Lainnya
Iklan brebes pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4