background img
bank bjb 1
Polisi Ciduk Tersangka Pedofilia

ilustrasi

Polisi Ciduk Tersangka Pedofilia

GUNUNGSITOLI - sinarpaginews.com - Satuan Reskrim Polres Nias Ciduk Pelaku Cabul Atas Nama Faonaso Waruwu (56) Alias Ama Gaedi, Desa Lolofaoso Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, Senin (13/8/2018).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.IK.,MH, melalui Kasubbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo, mengatakan awalnya Pada hari Sabtu Tanggal 14 April 2018 sekira pukul 10.00 Wib, korban bersama dengan saksi YW berjalan kaki menuju pekan Onohada dan bertemu dengan tersangka yang mengendarai sepeda motor.

Kemudian tersangka Faonaso Waruwu (56) menawarkan untuk membonceng korban, Namun menolak sehingga tersangka membujuk korban akhirnya korban dibonceng tersangka.

Ironisnya dalam perjalanan, korban meminta diturunkan di depan rumah MW sebagai saksi, Namun tidak dihiraukan oleh tersangka sehingga terus melajukan perjalanan sepeda motornya sambil melakukan cabul terhadap korban dengan cara memegang dan meraba paha kiri dan buah dada korban sebelah kiri saat berkendara.
"Saat itu korban menahan tangan tersangka sehingga korban Inisial SW (14) pelajar SMP, Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias, sehingga terjatuh dari sepeda motor milik tersangka, TKP Pinggir Jalan Umum Desa Fadoro Hunogoa Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias".

Melihat kejadian tersebut, tersangka langsung meninggalkan korban dan saksi AW yang melintas di jalan tersebut membawa korban ke Puskesmas Botombawo untuk mendapatkan perawatan Medis sehingga hal itu dilaporkan di Mapolres Nias dengan Laporan Polisi LP / 91 / IV / 2018 / NS, tanggal 14 April 2018.

Lebih lanjut Paur Subbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo, menjelaskan kasus tersebut telah diperiksa 8 orang saksi bang, dan telah digelar perkara oleh Penyidik sekaligus penetapan Faonaso Waruwu (56) sebagai tersangka pada Tanggal 11 Agustus 2018.

Sebelumnya, Tersangka telah dilakukan pemeriksaan Psikiatri di Medan dengan kesimpulan ada kelainan orientasi seksual (Pedofilia) untuk itu tersangka sudah ditahan di RTP Polres Nias untuk proses lebih lanjut.

Kepada Tersangka dikenakan Pasal  82 Ayat (1) dari Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang² terancam 15 Tahun Penjara. terangnya (al)

Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN