background img
Leaderboard BJB 2018
Penertiban Penambang Ilegal Dalam kawasan exs Tambang Parit Enam oleh PolPP Provinsi Babel

Penertiban Penambang Ilegal Dalam kawasan exs Tambang Parit Enam oleh PolPP Provinsi Babel

Pangkalpinang,Sinarpaginews.com - Tidak mau di salahkan sendiri, Asak (33) Warga Kebinti kecamatan Pangkalan Baru kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Sebut Nama-nama pengusaha lain yang terlibat langsung di penambangan ilegal Parit Enam, tepatnya di belakang Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, (08/11/2018) Siang Tadi.

Asak yang ditemui Satpol PP dan awak media, mengaku dirinya hanyalah pengurus tambang dan bukan Kordinator seperti pengakuan penambang menyebutkan namanya. Kendati Mutlak salah Asak juga biasa dan tidak takut membabat lahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Kepada Sinarpaginews.com, Asak mengaku bahwa alat berat yang bekerja disini terkadang berjumlah dua unit hingga tiga unit dan semuanya milik Atau, Masing-masing merk Hitachi warna Orenge. Smentara alat tambangnya milik Asiong dan Asak mengaku masih banyak lagi bos tambang dilokasi penambangan Parit Enam

"Selain Bosku Pak Asiong, pemilik Pc nya Pak Atau disini juga ada Bos Adok, Alang dan banyak semua, jadi bukan hanya kami,"kata Asak.

Lanjut Asak, bahwa kepala pengurus disini Pak Zainal dan bukan dirinya, Iapun mengaku kerja di wilayah Parit Enam tepatnya disamping Bandara baru selama tiga minggu Iapun menceritakan bahwa selama beroprasi tambang mereka sering di datangi Satpol PP dan Pihak Kepolisian. Namun dirinya tidak mengetahui secara pasti.

"Zainal pengurus semua disini, adalah pihak Kepolisian dan Satpol PP datang kesini, tapi saya tidak tau lebih pasti,"ujarnya.

Sementara Zainal, yang di introgasi oleh Satpol PP di lokasi penambangan mengaku bahwa penambangan dilokasi tersebut milik oknum anggota berambut cepak Namun Dirinya engan menjelaskan lebih detil siapa indetitas oknum yang Ia jelaskan tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Penertiban Umum Ketentraman (Tibum Tranmas) Pol PP Babel Haris saat diwawancara Sinarpaginews.com mengatakan penertiban tersebut Intruksi dari Pak Gubernur Babel Erzaldi Rosman yang sering menerima laporan dari warga.

"Kita lakukan ini, atas perintah Pak Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman melalui Kasat Kasat Kami. Yamoha,"kata Haris.

Menurut Haris, bahwa Nama-nama pengusaha tambang di Parit 6, sudah pihaknya kantongi dan akan dilaporkan kepada Pak Kasat Pol PP Babel Yamoha dan akan di teruskan kepada Pak Gubernur Babel.

"Namanya sudah ada dan akan kita laporkan kepada Kasat Pol PP, kalau kami hanyah menjalankan perintah pimpinan agar mendatain Nama-nama penambang ini dan menyita barang bukti. Bilah dikemhdian hari kita masih temukan akan kita teruskan perkara ini kepidana seprti yang sudah dilaksanakan,"tegasnya.

Masih dikatakan Haris, kegiatan ini akan terus dilakukan oleh pasukannya, mengingat banyak laporan dari masyarakat yang resah. Hingga lahan Pemerintah Provinsi Babel pum habis di Babat.

"Sudah banyak laporan, sebenarnya sudah lamah mau kita tertibkan, berhubung semua sibuk dan personil pun kurang,"ujarnya.

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng