background img
bank bjb
Untuk yang kedua Kalinya PC IMM Demo Bawaslu Kota Sukabumi

Untuk yang kedua Kalinya PC IMM Demo Bawaslu Kota Sukabumi

SUKABUMI - Tak Puas dengan hasil Aksi yang dilakukan pada hari Jumat 22 Februari 2019, Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, (PC IMM) Sukabumi, kembali melakukan aksi Demo dihalaman Kantor Bawaslu Kota Sukabumi di Jalan Pramuka I RT 004/002 Kelurahan Cikondang Kecamatan  Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat (27/02/2019)

Dalam orasinya Puluhan Mahasiswa Yang Tergabung kedalam IMM Sukabumi, mereka  menyampaikan 5 tuntutan di antaranya, Proses seleksi Computer Assisted Tes (CAT)
harus di ulang kembali, Karena pengumuman hasil Seleksi CAT dinilai tidak Sah, lalu yang kedua Komisioner SDM dan Koordinator Sekretariat (Korsek) harus Hadir untuk bertanggung jawab terkait hal tersebut, Ketiga Bawaslu kota Sukabumi harus transparan terhadap penjaringan PPN PNS

Sementara tuntutan yang ke empat Bawaslu Kota Sukabumi harus menjadi contoh independen sebagai bagian dari pengawas pemilu dan yang terakhir mereka menuntut bahwa Bawaslu Kota Sukabumi harus mempunyai administrasi yang baik.  

Selain itu, mereka juga menegaskan Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah akan terus memantau proses berjalannya pengawasan oleh Bawaslu dalam pemilu 2019.
"Bawaslu harus bertindak netral, Jujur, Mandiri, dan berintegritas" jelas para mahasiswa tersebut

Dalam aksi kali ini mahasiswa tidak menemui seorang pun pejabat Bawaslu Kota Sukabumi di kantor tersebut, sehingga hal itu membuat mahasiswa kesal dan mengancam akan melaporkan Bawaslu Kota Sukabumi ke Ombudsman jika Bawaslu tidak menjalankan tugasnya dengan benar.

Mahasiswa juga mendesak masuk ke dalam Kantor Bawaslu Kota Sukabumi, untuk menemui pihak yang ada di kantor Bawaslu, aksi saling dorong pun terjadi antara mahasiswa dengan aparat kepolisian hingga akhirnya beberapa orang mahasiswa berhasil memasuki halaman depan kantor Bawaslu dan menempelkan tulisan di beberapa kaca kantor bawaslu yang bertuliskan 'kecaman'

Merasa kesal Mahasiswa melanjutkan aksinya dengan membakar ban di luar kantor Bawaslu, sementara beberapa orang mahasiswa berhasil memasuki kantor bawaslu untuk memastikan keberadaan anggota bawaslu namun tak ada seorangpun dalam kantor tersebut.

Ketua PC IMM Sukabumi, Rajib Rivaldi, menjelaskan pihaknya sudah mencoba datang ke Bawaslu Kota Sukabumi secara baik-baik, untuk menyampaikan yang menjadi tuntutan kami, yang mana pada aksi kali ini kami hanya menginginkan bertemu dengan pihak komisioner dan koordinator sekretariat bawaslu untuk meminta klarifikasi dan keterangan terkait independensi Bawaslu Kota Sukabumi.

Sebab menurut undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan publik, kata Rajib lagi, harusnya bawaslu ini bisa transparan dalam menyelenggarakan perekrutan seleksi CPPN PNS Bawaslu Kota Sukabumi ini," "Kita tetap dalam koridor akan terus memantau hal ini hingga menemui titik temu dan solusi.

Menanggapi aksi demo yang kedua kalinya, Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Ending Muhidin saat dimintai tanggapannya melalui WhatsApp kepada Sinar Pagi News mengatakan Saya sedang  ada kegiatan Bawaslu RI di Jakarta.  katanya.

Kata Ending lagi "Saya sudah berniat baik menemui mereka saat unjuk rasa pertama, namun, mereka minta ketemu dengan korsek dan saya jelaskan korsek  sedang di Bandung, singkatnya".

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
PMI gratisa Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS