background img
bank bjb
Tiga  Orang Saksi Sebut PT Indorec Sejahtera Membeli Tailing Dari Masyarakat

Direktur PT Indorec Sejahtera dihadapan majelis hakim

Tiga Orang Saksi Sebut PT Indorec Sejahtera Membeli Tailing Dari Masyarakat

Pangkalpinang Bangka Belitung sinarpaginews.com -- Sidang lanjutan direkrur PT Indorec Sejahtera, Anthoni terus bergulir di PN Pangkalpinang, agenda sidang kali ini mendengarkan tiga orang saksi dari karyawan PT Indorec Sejahtera.Senin(04/3) 

Sejumlah saksi hari ini dimintai keterangan oleh Majelis Hakim yang terdiri dari Qory Oktarina SH MH, Hotma EP Sipahutar SH MH dan Iwan SH MH. Dengan bertindak sebagai JPU Hidajati, SH MH. Sidang ini juga diliput oleh belasan awak media baik cetak dan elektronik.

Berbagai fakta muncul selama persidangan, mulai dari awal bergeraknya perusahaan, pola menampung hasil limbah tambang, hingga proses penangkapan terdakwa Bos PT Indorec Sejahtera, terkuak dalam sidang yang sempat diundur sekitar setengah jam.

Adapun keterangan ketiga orang saksi yang hadir, yakni Dicky, Toto dan Maryadani menyatakan bahwa ketiganya benar mengetahui kegiatan proses pengumpulan mineral ikutan bekas pasir timah tersebut.

“Iya tahu, kalau pak Antoni sebagai pimpinan di perusahaan. Saya juga tahu pak Hakim, kalau PT Indorec sejahtera adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengumpulan bahan mineral ikutan pasir timah seperti tailing ini, kalau untuk mulainya awal tahun kemarin masih baru tahap bangun pabrik,” urai Saksi Dicky menjawab cecaran pertanyaan Ketua Majelis Hakim Qory Oktarina, Senin (04/03/2019).

Sementara dalam sesi selanjutnya, ketika Hakim Anggota Iwan SH MH giliran mengajukan pertanyaan pada ketiga saksi, majelis memulai dengan pernyataan seputar proses pengolahan pasir tailing.

“Jadi untuk produk akhir dari PT Indorec Sejahtera adalah berupa zirkon, yang mulia,” kata saksi ketiga sidang tadi Diky, menjawab pertanyaan Hakim Anggota.

Saksi juga menjelaskan ketika ditanyakan berapa harga pasaran mineral ikutan zirkon. Dimana dalam jawaban di sidang tadi, harganya adalah 1000/kg.

Sementara ketika terjadi proses penangkapan di gudang Indorec Sejahtera, yang disita oleh petugas Kepolisian ada sebanyak 104 ton Zirkon 20 ton Monazide, dan 1000 ton Elminite.  

“Kalau karyawan ada 20 orang, kami menerima tailing langsung dari masyarakat di dalam gudang. Biasanya diangkut pakai truk. Soal perizinan saya kurang tahu pak, tapi yang jelas perusahaan memakai plang nama di depan gudang,” ungkap Saksi ketiga.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Idajaty, SH MH ketika mendapat kesempatan bertanya pada ketiga saksi. Menitik beratkan pada saat proses penangkapan terdakwa Antoni. Yang pada sidang tadi, Ia bertanya pada saksi apakah pihak terdakwa ada di kantor saat penggeledahan pada September 2018 oleh anggota kepolisian. Dan dijawab ada, oleh saksi. Ketika dikejar lagi pertanyaan apakah ketika petugas datang, ketiganya (saksi) ada di tempat dan langsung diamankan, mereka serempak mengangguk mengiyakan pertanyaan jaksa.

“Jadi yang saya tahu, boleh siapa saja jual beli disitu, tidak pernah selama ini ada pertanyaan soal izin, kami juga hanya bekerja saja bu, tidak pernah menanyakan soal tadi pada Antoni (terdakwa),” urai Decky.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS