background img
bank bjb
Hujan Lebat Masih Akan Terjadi di Yogyakarta

Hujan Lebat Masih Akan Terjadi di Yogyakarta

YOGYAKARTA, -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DI Yogyakarta memprediksi hujan sedang lebat, masih akan melanda DIY hingga beberapa hari ke depan. Karena itu, perlu persiapan penanganan maupun penyadaran masyarakat yang tinggal di kawasan sungai-sungai dan bermukim di lereng.

Kepala kelompok data dan informasi stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono, Senin (18/3) menjelaskan, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah DIY masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG DIY mengeluarkan beberapa imbauan pada masyarakat untuk mewaspadai sejumlah potensi bencana hidrometeorologi.

Dikatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi, dikarenakan adanya pembentukan awan penyebab hujan di wilayah Yogyakarta, akibat munculnya siklon savanah di samudera Hindia Barat Daya Jawa.

Faktor yang mendukung kondisi tersebut antara lain karena saat ini di wilayah Jawa terjadi belokan angin. Pembentukan awan tersebut, juga disebabkan oleh menghangatnya suhu permukaan laut di perairan wilayah Indonesia, yang memberikan suplai uap air besar bagi pertumbuhan awan-awan hujan.

Potensi hujan akan terjadi di wilayah utara hingga tengah DIY seperti Sleman, Kulonprogo dan Bantul serta Kota Yogya.

Warga juga diminta untuk waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh. Jika terjadi hujan disertai angin agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.

Sementara itu, pada Minggu (17/3), hujan seharian telah menyebabkan genangan hingga banjir setinggi dada orang dewasa di berbagai wilayah di DIY. Genangan tinggi terjadi di Imogiri Bantul dan menyebabkan ratusan warga harus mengungsi.

Genangan dan luapan air sungai yang terjadi di wilayah Bantul terjadi di wilayah Grogol VIII, Parangtritis, Kretek, Bantul banjir menggenangi kampung antara 30-50 centimeter. Sementara di wilayah Kulonprogo, dilaporkan terjadi longsoran di lereng-lereng yang menyebabkan areal pertanian rakyat tertimbun.(Sp)



Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS