background img
bank bjb
Hasil Putusan Bawaslu Babel Akan Dibawa Ke Bawaslu Pusat Dan DKPP

Salah satu caleg terlapor Alexander Fransiscus usai mengikuti sidang dugaan pelanggaran kampanye

Hasil Putusan Bawaslu Babel Akan Dibawa Ke Bawaslu Pusat Dan DKPP

Pangkalpinang, sinarpaginews.com -- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum atau biasa disingkat DKPP adalah suatu lembaga yang dikhususkan untuk mengimbangi dan mengawasi (check and balance) kinerja dari KPU dan Bawaslu serta jajarannya.

Seperti dilansir dari wikipedia, laman tadi juga menyebutkan DKPP bertugas memeriksa dan memutuskan pengaduan dan/atau laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu. DKPP dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 pasal 109 tentang Penyelenggara Pemilu.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya bahwa hasil keputusan sidang dugaan pelanggaran kampanye yang melibatkan dua caleg DPD RI Alexander Fransiscus dan Bahar Buasan. Senin sore (25/03) kemarin telah diputuskan. 

Dalam amar putusannya Majelis Pemeriksa yang dipimpin oleh Ketua Majelis Pemeriksa Jafri, beserta Anggota Majelis Pemeriksa Indrawan, Firman TB Pardede, Yulianto, dan Dewi, telah inkrah dengan putusan menyatakan bersalah dan memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis pada dua caleg terlapor. 

Menurut Marshal Imar Pratama, sebagai pihak pelapor. Ia menegaskan bahwa hasil putusan majelis terkait pelanggaran administratif yang dilakukan oleh Alexander Fransiscus dan Bahar Buasan sebagai Calon DPD RI Dapil Provinsi Kep. Bangka Belitung. Dinilai telah melukai rasa keadilan pihaknya. Mengingat Petitum yang Ia buat hanya menempatkan satu item saja, yaitu diskualifikasi dari peserta pemilu dan tidak ada item yang lainnya selain itu. Artinya majelis harus mengacu pada dasar laporan yang Ia laporkan.

“Bila sanksi administratif hanya sebuah teguran saja, mendingan hal-hal seperti itu dilegalkan saja, karena terlalu mahal untuk biaya pendidikan politik di negara kita, ditambah lagi beberapa kali sidang yang diasumsikan menelan biaya yang tidak sedikit dari keuangan negara,” sesalnya. 

Selain itu, Marshal menyatakan bahwa ternyata hasilnya hanya sebuah teguran saja yang sangat berbanding terbalik dengan semangat dan proses yang telah sama-sama dilewati. Pihaknya juga meyakini, kedepan tidak ada lagi laporan hal serupa, mengingat hasilnya sudah dipastikan seperti itu.

“Jika ada celah lain, maka saya berupaya banding terkait hasil putusan tersebut seperti ke DKPP, dan Bawaslu Pusat,” tegas dia. 

Secara terpisah, Komisioner Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Babel, Jafri saat dikonfirmasi oleh wartawan. Ia kembali menyatakan bahwa pihaknya sesuai dengan aturan baku yang berlaku, dinilai sudah berupaya menjalankan amanah seluruh perundang- undangan yang berlaku. 

“Iya seperti yang sama-sama kita ketahui tadi, dinyatakan bersalah dan diberi sanksi administratif berupa teguran tertulis,” pungkasnya. (*)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Jadiri  tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 DEWAN BREBES
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS bess travel Brebes 4