background img
bank bjb
Tim Polhut KPHP Jebu Bemban Antam Sidak Tambang Dalam Kawasan Hutan Air Rembang

Tim Polhut ketika dilapangan tambang milik Rudi, dalam kawasa hutan Air Rembang

Tim Polhut KPHP Jebu Bemban Antam Sidak Tambang Dalam Kawasan Hutan Air Rembang

Parittiga,sinarpaginews.com – Tindak lanjut dari pemberitaan di berbagai media online terhadap pemberitaan bahwa kawasan hutan itu dijarah oleh penambang maka tim Polisi Hutan (Polhut) KPHP Jebu Antan bersama sejumlah wartawan mendatangi lokasi penambangan ilegal di Kawasan Hutan Air Rembang Dusun 25, Desa Teluk Limau kecamatan Parittiga kabupaten Bangka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/05/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Pantauan wartawan saat dilapangan tak tanggung – tanggung tim mendapatkan lima unit alat berat jenis Excavator (PC) merk CAT dan Hitachi,milik Rudi pengusaha tambang warga kecamatan Paritiga, kabupaten Bangka Barat ( Babar )

Selain milik Rudi terdapat ada dua unit alat berat di lokasi berbeda milik Andi dan satu alat berat milik AY. Saat dilokasi pertambangan Polhut memberikan surat teguran oleh para penambang yang berbunyi agar pelaku penambang. Melakukan pemberhentian aktifitas tersebut.

Tim dilapangan sempat bertemu seorang oknum selaku pengurus tambang dengan inisial PA dan membenarkan bahwa tambang adalah milik Rudi dan mengaku baru tiga bulan beraktivitas di lokasi tersebut

"Tambang ini milik Rudi rekan kita. Kami baru tiga bulan kerja disini” ucapnya Singkat.

Selain itu masih ditempat yang sama yakni inisial SR pekerja tambang yang di konfirmasi oleh wartawan mengaku aktifitas tambang di wilayah Dusun Tambang 25 milik HS

"Punya Pak HS, itu dia lagi tidur, kalau kami hanya kerja disini,"ungkapnya.

Sementara HS Yang di temui awak media dan tim Polhut membicarakan lokasi yang Ia kelola bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi pribadi serta alat berat.

"Punya kita, (Andi) ini lokasi peribadi dan kalau alat beratnya juga milik kita sendiri. Itu disana Air Rembangnya milik Rudi bukan disini,"ucapnya Singkat.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan ( KPHP ) Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Melyadi S.Hut dihubungi melalui sambungan telpon membenarkan bahwa tim Polisi Hutan ( Polhut ) bersama wartawan hari ini kelapangan namun dirinya juga belum bisa berkomentar banyak karena belum dapat laporan hasil sidak kelapangan itu, ia berhanji kepada wartawan besok.Selasa (14/5/2019) akan memberikan hasil tersebut kepada wartawan

“Besok saya akan berikan hasil dari tim Polhut dilapangan, apakah tambang tersebut masuk dalam kawasan hutan araupun tidak”ujar Meliadi

Diakuinya sebelum tim Polhut sidak ke lapangan,pihak Polsek Jebus juga sudah terlebih dahulu melakukan sidak kelapangan “Polisi (Polsek Jebus – red ) terlebih dahulu melakukan sidak kelapangan”kata Meliadi

Dari Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan, bahwa penambangan di dusun 25 milik Rudi beberapa waktu lalu pernah terjadi laka tambang yang mengakibatkan hilangnya nyawa pekerja tambang namun sayang hingga saat ini, perkaranya tak kunjung masuk ke Pengadilan

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS