background img
bank bjb
Kawasan Hutan Lindung Tambang Besar Terus Digarap Tambang Rajuk

Puluhan tambang rajuk di tambang besar (TB) dalam kawasan hutan lindung,desa Ketap,kecamatan Paritiga,kabupaten Bangka Barat

Kawasan Hutan Lindung Tambang Besar Terus Digarap Tambang Rajuk

Parittiga,sinarpaginews com – Tidak adanya tindakan tegas baik aparat penegak hukum maka kawasan Hutan Lindung (HL) tambang besar (TB) Desa Ketap,kecamatan Parittiga masih terus digarap oleh penambang dengan cara melakukan penambangan dengan tambang jenis ponton rajuk, Selasa (14/05/2019) Pukul 13.00 WIB. 

Diketahui sebelumnya daerah ini sudah sering dilakukan penertiban baik dari pihak KPHP JBA maupun pihak Polres Bangka Barat namun dalam penertiban sempat berhenti akan tetapi selang beberapa hari penambang terus melanjutkan hingga saat berita ini dirilis

Dari hasil investigasi wartawan dilapangan para pelaku perusakan masih tetap orang – lama bahkan kordinator lapangan juga masih tetap orang lama yakni Junai warga desa Ketal,kecamatan Parittiga,kabupaten Bangka Barat ( Babar ) Provinsi Bangja Belitung (Babel)

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang pekerja dilapangan bahwa pebambangan itu dikirdinir oleh Junai bagkan ada kirdinator lainnya namun tidak banyak

“Yang dikordinir oleh Junai disini ( TB ) ada belasan ponton”ujar MN disela sela kegiaran melakujan pekerjaannya

Menurut MN, pemeilik pinton-ponton ini adalah punya orang luar (seberang)akan tetapi agar bekerja aman dari para petugas dikordinir oleh Junai

"Agar kami bekerja tenang dan tidak dirazia oleh aparat maka dikordinir oleh Junai” ucap MN

Tidak hanya MN, HD pun ketika ditemui dilapangan mengatakan hal yang sama

"Semua ini yang kordinir Junai semua, kami disini cuma pekerja biasa. Soal aman dan tidaknya itu urusan Junai,"ungkapnya.

Sementara Junai warga desa Ketap dikonfirmasi melalui telpon pribadinya tidak pernah direspon padahal nada panggil aktif,tidak sampai disitu,wartawan berusaha menemui dikediamannya juga tidak berada ditempat,meskipun demikian wartawan masih berusaha mengkonfirmasi melalui pesan elektronik whatsApp, mempertanyakan kebenaran pengakuan MN dan HD, dan mendapat jawaban serta membenarkan bahwa ponton-ponton tersebut ia yang mengkordinir “Walaikumsalam benar pak tapi dak ngasil pak”tulis Junai .Kamis(16/5/2019)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS