background img
bank bjb
Mahasiswa dan Polisi Bentrok Saat Pelantikan Anggota DPRD Purwakarta

Mahasiswa dan Polisi Bentrok Saat Pelantikan Anggota DPRD Purwakarta

PURWAKARTA,Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta diwarnai aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Kebenaran Kabupaten Purwakarta (AMMUK), Selasa (6/8/2018).

Awalnya aksi tersebut berjalan normal, puluhan mahasiswa menuntut agar anggota dewan yang terpilih kembali dan tersandung kasus dugaan SPPD fiktif agar tidak dilantik.

Dalam aksinya puluhan mahasiswa menampilkan aksi teatrikal sambil membakar sampah. Kepulan asap hitam membumbung di gerbang gedung DPRD sebagai tempat jalannya aksi. 

Tidak lama berselang, para peserta aksi mencoba masuk ke dalam Gedung DPRD. Namun mendapat hadangan dari pihak kepolisian saling dorong antara kedua belah pihak tidak bisa terelakkan.

Suasana semakin memanas ketika sejumlah Mahasiswa yang di amankan oleh pihak kepolisian,dengan tidak terimanya rekan Mahasiswa yang diamankan oleh pihak polisi dan bentrok pun tidak bisa dihindari.

Koordinator aksi Didin Wahidin mengaku, dalam beberapa kajian ditemukan sejumlah kejanggalan sehingga kemudian pihaknya merasa perlu menyuarakan kebenaran terkait penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran para legislator berdasarkan Undang-undang nomor 33 tahun 1999 tentang tidak pidana korupsi (tipikor).

"Kami meminta Kejari menuntaskan kasus SPPD fiktif tahun 2016, soal Keterlibatan 45 anggota DPRD Purwakarta sebelumnya dalam kasus SPPD fiktif," kata dia.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS