background img
bank bjb
Penambangan Batu di Cikancung Dikeluhkan

Debu Tebal Menyelimuti Kediaman Penduduk Akibat Penambangan Batu di Kecamatan Cikancung, Selasa (10/8). Foto: Dimas Madia.

PERHATIAN: Kelestarian Alam Diutamakan

Penambangan Batu di Cikancung Dikeluhkan

Laporan Wartawan m.sinarpaginews.com: Dimas Madia
 
CIKANCUNG - Berdasarkan penuturan salah satu tokoh masyarakat Cikancung, sekaligus sebagai Ketua Umum LSM Aksi Peduli Indonesia (API), Daday Qodarulloh mengatakan, warga di 2 Desa Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung mengeluh terkait dampak penambangan batu oleh PT Gunung Pada Kasih.
 
 
 
Keluhan itu, katanya, sudah lama diterima terutama dari warga yang berada di 2 Desa yang terkena dampak karena lokasi berdekatan dengan Perusahaan tambang.
 
Ia menuturkan, keluhan warga yang terkena dampak adalah warga Rw 5, Rw 6 dan Rw 8 tepatnya warga Kampung Cikancung Girang, warga Kampung Cikancung Hilir, warga Kampung Cikancung Kaler Desa Cikancung dan Desa lain yaitu Warga Kampung Cantilan, Desa Cihanyir.
 
"Penambangan ini dinilai semakin lama semakin membabi buta terhadap eksploitasi alam, serta dinilai membuta tuli terhadap keluhan," ungkap Daday yang akrab disapa Bah Daday kepada m.sinarpaginews.com di Cikancung, Selasa (8/10).
 
Bah Daday menilai, PT Gunung Pada Kasih yang berlokasi di Kampung Cikancung Hilir RT 1 Rw 8  Desa Cikancung, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung itu tidak mempertimbangkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
 
"Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) tidak terasa bagi warga sekitar, sehingga warga semakin lama semakin kesal terkait dampak lingkungannya," katanya.
 
Dampak yang terjadi, menurut Bah daday, polusi udara berupa debu sangat parah, selain iti pemakaian bom atau dinamit saat meledak kan materil gunung terdengar bising dan membuat retak beberapa rumah warga.
 
"Ini adalah kejahatan lingkungan, lebih jauh yang dikhawatirkan jangka panjangnya longsor dan banjir kearea pemukiman warga dibawah", ungkapnya.
 
Menurutnya, atas dasar keinginan warga, perusahaan tambang batu itu agar dilakukan penghentian kegiatan oleh pihak pemerintah terkait. Sebab, kata dia, tidak ada keuntungan yang dirasa warga selain daripada kerugian.
 
"Warga minta kegiatan tambangnya dihentikan saja, tidak perlu ada mediasi ini itu, sudah beberapa kali musyawarah tidak berdampak positif bagi warga, dan jika tidak ada upaya rencananya warga dan Lsm Api akan melakukan unjuk rasa secara besar - besaran," Pungkasnya.
 
Dilokasi yang berbeda, Warga Kampung Cantilan Desa Cihanyir, Arif (29) menambahkan, keberadaan warga sepakat akan melakukan unjuk rasa agar eksploitasi alam itu untuk segera dihentikan.
 
"Bertahun - tahun kami terkena dampak kerugian, maka harapannya perusahaan ditutup saja", Cetusnya.
Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Jadiri  tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 DEWAN BREBES
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS bess travel Brebes 4