background img
bank bjb
Kualitas Beras BPNT di Rancaekek?

Gambar diambil dari salahsatu warga Kecamatan Rancaekek sebagai penerima manfaat BPNT, Senin (30/12/2019).

Sampai Kapan Hak Masyarakat Terus Dikuliti?

Kualitas Beras BPNT di Rancaekek?

Berita Foto: Senin, (30/12/2019).
 
RANCAEKEK - Pemkab Bandung menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2019 kepada 166.946 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bandung.
 
Menurut Bupati Dadang M Naser, bantuan ini harus mampu memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Bandung.
 
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Nina Setiana, mengatakan, dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial masyarakat.
 
Pemkab terus menggulirkan program BPNT hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
 
Menurutnya penyaluran BPNT sendiri akan menggunakan indeks keuangan inklusif, di mana penyaluran bantuan keuangan formal kepada masyarakat tidak diberikan secara tunai, tapi dalam bentuk non tunai.
 
“Dengan penerapan keuangan inklusif mereka akan diberikan ATM yang kemudian digunakan untuk ditukarkan menjadi bahan pangan, seperti beras, minyak, telur, gula dan kebutuhan pangan lainnya," ujarnya usai acara Sosialisasi dan Launching Bantuan Sosial, di Gedung Moch Toha Soreang, beberapa bulan yang lalu.
 
Namun hingga saat ini, masyarakat penerima manfaat bantuan tersebut mengeluhkan terkait estimasi bantuan dari nilai nominal ke bantuan non tunai diantatanya berupa fisik beras dengan kualitas beras yang dianggap tidak sesuai.
 
Menurut warga yang enggan menyebut namanya tersebut, bantuan non tunai itu tertransfer melalui rekening penerima manfaat senilai Rp. 110.000,- dengan mendapatkan pangan 8kg beras.
Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor