background img
bank bjb
Bandung Timur Langganan Banjir Dimusim Hujan

Luapan sungai Cikeruh yang berdampak banjir ke Kp. Bojongjati, Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Jumat (7/2/2020). Foto: Sinarpaginews.com

PERHATIAN: Penanganan banjir dari pemerintah perlu jelas

Bandung Timur Langganan Banjir Dimusim Hujan

RANCAEKEK - Akhir tahun 2019 memasuki awal tahun 2020 sudah diprediksi akan memasuki musim penghujan, beberapa wilayah di Kabupaten Bandung dimusim itu diketahui sudah menjadi pelanggan banjir, diantaranya di Wilayah Timur Kecamatan Rancaekek.
 
Bahkan, beberapa wilayah yang dianggap jarang tergenang banjir kali ini terjadi, yaitu Kecamatan Cileunyi dan Nagreg.
 
Berdasarkan pantauan Jurnalis sinarpaginews.com, dampak banjir yang terjadi di Wilayah itu bukan hanya akibat intensitas tingginya curah hujan, namun diduga akibat alih fungsi lahan pembangunan yang tidak terkendali oleh pihak pemerintah,
 
 
alasan inipun dibenarkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Yayat Sudayat kepada wartawan, Jumat (7/2/2020) kemarin, saat meninjau beberapa desa yang terkena dampak banjir di Kecamatan Rancaekek.
 
“Permasalahan banjir ini akibat dari alih fungsi lahan, salahsatu solusinya akan dilakukan pembahasan danau buatan untuk penanganan diwilayah ini, sebagai alternatif penampung air berkapasitas banyak dimusim hujan," kata Yayat.
 
 
Yayat Sudayat yang juga wakil ketua Komisi B itu menjelaskan, danau buatan itu sedikitnya memiliki dua fungsi, yakni pengendalian saat tingginya grafik air, yang kedua bisa menjadi pasokan air baku.
 
"Danau buatan itu sebagai penampung airnya, jika pembuatannya dilakukan bisa dihitung estimasinya, geografis wilayah dan kapasitas luapan air terdampak banjir, maka jadi patokan seberapa besar danau buatan yang diperlukan, nanti air yang terkumpul juga bisa jadi pasokan diwaktu kekeringan," katanya.
 
 
Selanjutnya, menurut Yayat, penanganan yang lain adalah memperketat perizinan dari pihak Dinas terkait. "Kesadaran kita harus dibuka, jangan sampai pihak terkait tidak memikirkan yang akan berdampak mendzolimi masyarakat akibat asal memberikan izin," pungkasnya.
 
Selain itu, peninjauan juga dilakukan Anggota DPRD lainnya, yaitu Maulana Fahmi yang juga wakil Ketua Komisi A dan Camat Rancaekek Baban Banjar, secara bersamaan mereka mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung meninjau warga terdampak di 8 Desa dan memberikan beberapa bantuan.
Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor