background img
bank bjb
Pengangkutan sampah di TPS Mutiara oleh DLH Kab Tegal dinilai kurang Maksimal

Pengurus TPS Mutiara Kademangaran Dukuhturi Kab.Tegal saat bersilaturahmi dengan Kabid DLH Kab.Tegal pada Senin (17/2). Foto: Ahmad Wahidin.

Pengangkutan sampah di TPS Mutiara oleh DLH Kab Tegal dinilai kurang Maksimal

TEGAL - Perlu adanya penanganan serius masalah sampah yang menumpuk, pasalnya jika terjadi penumpukan sampah yang tidak segera ditangani maka akan menimbulkan bau tak sedap dan terkesan jorok. Apalagi lokasinya TPS nya yang berada ditepi jalan yang setiap hari dilalui kendaraan bermotor. Jelas ini harus ada langkah cepat dan keseriusan semua pihak, baik dari pengurus TPS nya dan juga Dinas Lingkungan Hidup Kab.Tegal.
 
Hal ini disampaikan Pengurus TPS Mutiara Kademangaran Dukuhturi Kab.Tegal saat bersilaturahmi dengan Kabid DLH Kab.Tegal pada Senin (17/2) diruangan Kabid Sampah DLH Kab.Tegal.
 
Pembina TPS Mutiara Herman didampingi Sekretaris dan Bendahara Pengurus TPS Mutiara Kademangaran Prismo dan Heru mengatakan, bahwa kedatangannya ke DLH yakni menanyakan perihal penanganan angkutan sampah yang kurang maksimal sehingga saat ini terlihat dilokasi TPS Mutiara, Sampah masih banyak menggunung tinggi.
 
Dikesempatan itupula, pihaknya menjelaskan kepada DLH perihal status TPS tersebut. Dimana dijelaskan bahwa, sebetulnya TPS tersebut adalah lokasi tanahnya milik Desa Kademangaran bukan desa Pacul, dan Kepala Desa Kademangaran juga sudah menyerahkan pengelolaannya kepada warga RW3 Perumahan Mutiara Dhika dengan ketua pengurus TPS nya yakni Bapak Iyah. Pembayaranpun dilakukan secara swadaya. Dan pembayaran tersebut sudah berjalan sekitar satu tahun, dimana dalam sebulan terbayar Rp1,5juta untuk alokasi TPS sampah.
 
" Kedatangan kami juga mau meng clear kan saja. Bahwa data yang tertulis bukan TPS Pacul melainkan TPS Mutiara dan kami minta sampah yang menumpuk kini segera diangkut/dikosongkan. Kami juga ingin merubah nama menjadi TPS Mutiara," Kata Herman.
 
Menanggapi itu Kasie Sampah DLH Kab.Tegal Imam Syafrudin menegaskan, bahwa memang betul jika melihat data, bahwa nama TPS Mutiara Munculnya Ya TPS Pacul yang lokasinya sama seperti yang dimaksud. Untuk TPS itu, mengingat armada angkut dan tenaganya dalam beberapa minggu terakhir dikurangi karena ada permintaan dari wilayah TPS lain. Jadi memang angkutan sampah kurang maksimal.
 
Sementara itu, Kabid Sampah DLH Kab.Tegal Tri Susanto mengatakan, pihaknya akan membantu pengosongan sampah di TPS Mutiara, hal itu dilakukan agar tidak mengganggu warga akan dampak yang terjadi masalah bau tak sedap dan penumpukan sampah yang menggunung. Pihaknya pun akan menambah armada angkutan agar kondisi cepat teratasi.
 
 Kondisi TPS Mutiara saat ini, pintu pagar jebol ambruk karena musibah angin beliung yang menerjang pagar TPS.(hid/spn)
Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor