background img
bank bjb
Tanggul Cisalatri Jebol Bumi Panyileukan Terendam Air

Agus Ismu dan Asep Ruslan meninjau perbaikan tanggul Cisalatri yang jebol (SPN/Asep Ruslan)

Warga Berharap Ada Solusi Dari Pemerintah

Tanggul Cisalatri Jebol Bumi Panyileukan Terendam Air

KOTA BANDUNG - Akibat jebolnya tanggul sungai Cisalatri ditambah intensitas hujan yang tinggi, akibatnya air merendam kawasan pemukiman di komplek perumahan Bumi Panyileukan, kelurahan Cipadung Kidul, kecamatan Panyileukan, kota Bandung, Kamis (13/2/2020) sore.

Agus Ismu Widayat Sekretaris RW.03 kelurahan Cipadung Kidul mengatakan.

“Kebetulan pada saat kejadian hari Kamis (13/2/2020), sekitar jam 17.00 Wib saya ditelpon oleh warga  jalan Flamboyan wilayah Rt. 01. Langsung datang ke lokasi ternyata tanggul di sungai Cisalatri memang Jebol. Dampaknya banjir terjadi hampir di seluruh 14 RW kelurahan Cipadung Kidul. Di RW.03 saja terdampak banjir lebih dari 4 RT dari 6 RT yang ada,” kata Agus saat ditemui Sinarpaginews di lokasi perbaikan tanggul sungai Cisalatri, Jumat (14/2/2020) siang.

Perbaikan tanggul sungai Cisalatri yang jebol (SPN/Asep Ruslan)

Air yang masuk ke sungai Cisalatri terdiri dari berbagai sumber, sebagaimana Agus menjelaskan.

“Kiriman banjir ini yang ada karena tidak ada saluran yang Primer, Jebolnya sungai Cisalatri ditambah lagi pembuangan saluran yang tidak ada Irigasi karena ini dipakai masih lahan pertanian (sawah).

Dari lahan pertanian inilah bersumber dari RW.14, kiriman dari bekas pabrik yang sekarang dipakai Pool Bis MGI (Maya Gapura Intan), semuanya masuk ke area pesawahan, bukan masuk ke saluran sungai Cisalatri,” terang Agus.

Banjir di Bumi Panyileukan hingga mencapai lutut orang dewasa (SPN/Asep Ruslan)

Banjir di kawasan tersebut hingga mencapai lutut orang dewasa. Otomatis aktifitas warga terganggu, banyak kendaraan roda dua yang tidak bisa melintasi banjir karena mogok.

Banjir di kawasan tersebut hingga mencapai lutut orang dewasa. Kendaraan angkutan umum terpaksa tidak bisa masuk ke kawasan terminal Panyileukan. Selain itu banyak kendaraan roda dua yang mogok akibat banjir.

Agus menuturkan, tidak ada korban jiwa hanya rumah warga banyak yang terendam air.

“Insya Allah kalau korban Jiwa tidak ada, cuma korban kebasahan mah banyak karena terlihat sampai ke rumah saya sendiri, sekarang mah kemasukan air tanpa gegedor dulu. Terang-terang air tos aya di kamar sareng di tengah bumi,” pungkasnya.

Dampak tanggul sungai Cisalatri jebol juga dirasakan oleh warga RW.02, seperti yang disampaikan oleh H. Dadang Suryana tokoh masyarakat RW.02.

H. Dadang Suryana bersama Asep Ruslan (SPN/Asep Ruslan)

“Sungai Cisalatri yang ada di belakang rumah saya airnya meluber sampai ke jalan Raya Panyileukan mengakibatkan beberapa kendaraan mogok. Bagi rumah warga yang belum dinaikan air pasti masuk kedalam rumah. Rumah saya sendiri yang sudah dinaikan air tetap masuk rumah lewat saluran di kamar mandi yang merembes dari sungai Cisalatri yang meluap,” ungkapnya.

“Saya berharap semoga ada solusi terbaik yang diperbuat oleh pemerintah untuk menanggulangi dampak banjir yang selalu terjadi di wilayah Bumi Panyileukan ini,” pungkas mantan ketua RW.02 di komplek perumahan Bumi Panyileukan kota Bandung, Jumat (14/2/2020) pagi.

Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor