background img
fULL BENNER 1
Tips Menjalani Ramadhan Saat Wabah Corona

Masjid yang sepi dari aktifitas kegiatan Ramadhan karena wabah virus Corona (Foto: Asep Ruslan)

Tips Menjalani Ramadhan Saat Wabah Corona

”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

SINARPAGINEWS - Tidak terasa kita sudah memasuki empat hari berpuasa di bulan Ramadhan sejak ditetapkan awal 1 Ramadhan 1441 Hijriah pada Jumat (24/4/2020).

Imam Al Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumuddin menulis, bahwa puasa menjadi sangat istimewa dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya. Sebab Allah SWT yang langsung memberikan balasan ganjarannya.

“Seluruh amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali puasa. Sebab pahala puasa adalah untuk-Ku. Dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makannya karena-Ku.”

Hadits ini diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Selain hadits ini ada sejumlah ayat dalam Al Qur’an dan Hadits yang menyebutkan tentang perintah serta keutamaan puasa.

Perintah untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan tercantum dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 183. Disebutkan bahwa salah satu tujuan diwajibkan berpuasa adalah agar menjadi orang yang bertakwa.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Surat Al Baqarah ayat 183).

Puasa Ramadan tahun ini berlangsung di tengah wabah virus corona (SARS CoV-2) atau Covid-19 yang dikategorikan sebagai pandemi global, tentunya sangat jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Apa yang dapat kita lakukan dalam mengarungi bulan Ramadhan disaat kondisi yang penuh keterbatasan akibat himbauan dan kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona seperti : Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSPB), #dirumahaja, #bekerjadirumah, #belajardirumah dan #beribadahdirumah.

Suasana Ramadhan yang biasanya masjid dan surau ramai sekarang jadi sepi, tidak boleh berkerumun, jika harus keluar rumah karena ada urusan penting wajib pakai masker dan harus selalu jaga jarak (social distancing) 1-2 meter jika beraktivitas dengan orang lain?

Berikut Tips yang bisa kita lakukan dalam mengisi bulan Ramadhan di tengah wabah Corona.

1. Tegar

Mengeluh adalah sifat umum manusia, tetapi kenyataan adalah jalan yang harus ditempuh. Jadi, apa hal paling logis untuk dilakukan selama wabah Corona? Berhentilah mengeluh dan mulailah lebih tegar. Umat Islam tahun ini di seluruh dunia memang tidak akan dapat menghadiri acara buka puasa bersama (iftar), tidak bisa shalat tarawih berjamaah di masjid, tadarusan di masjid, atau ngobrol kumpul bersama sepulang shalat tarawih di masjid. Tetapi waktu seperti ini bisa diisi dengan beragam aktivitas lain walaupun hanya di rumah.

2. Era Online

Kita bisa memesan makanan secara online, berbelanja online, bahkan belajar dan saling berjumpa teman, sahabat dan keluarga bisa dilakukan secara online. Jadi mari kita nikmati Ramadhan tahun ini secara online. Kemajuan teknologi membuat apa yang tidak mungkin bisa kita lakukan. Berbagai aplikasi seperti : Google Classroom, Zoom, Skype, WhatsApp, Facebook Messenger dan aplikasi sejenis lainnya akan melakukan semuanya.

3. Ibadah Digital

Ramadan tidak hanya tentang puasa dan makanan berbuka puasa, tetapi juga waktu untuk bertobat dan merenungkan perbuatan yang telah dilakukan. Banyak umat islam biasanya mengaji bersama dan mengikuti tausiyah di masjid-masjid. Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, mengapa tidak coba memanfaatkan teknologi seperti di atas untuk mengaji bersama dan mengikuti kajian secara online.

4. Kebersamaan Keluarga

Meskipun salat Tarawih berjamaah di masjid dilarang, kamu sekeluarga di rumah bisa melakukannya sama seperti di masjid. Minimal dua orang cukup untuk Tarawih berjama’ah. Jadi, jika di rumah memiliki teman serumah atau pasangan, lakukanlah Tarawih berjamaah, ini bisa lebih meningkatkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam keluarga.

5. Peningkatan Amal

Bulan Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba untuk lebih meningkatkan amal ibadah. Setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan, Allah akan melipat gandakan pahalanya. Oleh karena itu bulan ini disebut juga Syahrun Mubarak, bulan yang memiliki beberapa keutamaan atau manfaat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang artinya : ”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

Oleh karena itu sudah selayaknya kita memahami keutamaan atau fadhilah dari setiap ibadah yang Allah SWT perintahkan. Pemahaman terhadap keutamaan dalam melaksanakan setiap amal ibadah ini akan menjadi penyemangat sekaligus akan mendorong kepada peningkatan amal seseorang.

Keberkahan kemuliaan lainnya di dalam bulan Ramadhan adalah pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaithan-syaithan diikat. Dengan demikian, Allah Ta’ala telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang mereka perbuat selama bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, sangat disayangkan bila Ramadhan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih.

Walaupun dalam suasana keprihatinan karena wabah virus Corona, semoga Ramadhan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya. Dan semoga wabah virus Corona segera hilang dicabut oleh Allah SWT dari di muka bumi ini. Aamiin Yaa Robbal Aalaamiin. (Asep Kuswani)

Berita Lainnya
Bawah 32 Square bawah bawah 34 Square samping 3