background img
fULL BENNER 1
Cegah Covid-19, Nasari Group Beri Bantuan 3.000 APD Melalui Muhammadiyah

Cegah Covid-19, Nasari Group Beri Bantuan 3.000 APD Melalui Muhammadiyah

JAKARTA, - Penyebaran kasus wabah Covid-19 semakin meluas dan meningkat setiap hari. Seperti yang disampaikan oleh Pemerintah bahwa kasus wabah Covid di Indonesia hingga 1 Mei 2020 mencapai jumlah 10.551 kasus. Sedangkan pasien sembuh Corona berjumlah 1.591 orang dan meninggal 800 orang.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi Nasari Group Guna mencegah penyebaran Covid-19,yang tidak hanya merenggut korban jiwa, melainkan juga nyaris melumpuhkan perekonomian di berbagai sektor. Koperasi dan UMKM adalah salah satunya. Dalam hal ini Nasari Cooperative Group.

Namun, meskipun terdampak cukup parah akibat pandemi ini, ada kepedulian sangat besar yang diwujudkan dalam bantuan dari Nasari Group kepada pemerintah dan masyarakat dengan memberikan Bantuan APD Lengkap & Perlengkapan Sanitasi untuk Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai perwujudan konkrit.

Bantuan berupa paket Alat Perlindungan Diri (APD) diserahkan langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. dari Nasari Groupi, Jum,at 1 Mei 2020, terdiri dari hazmat suit, medical goggle, face shield, surgery mask, shoe cover, dan medical gloves di mana total berjumlah 3.000 buah dan 300 liter cairan disinfektan.untuk nantinya disebarkan ke 71 rumah sakit Muhammadiyah yang ada di beberapa daerah.

“Program Nasari Group Peduli Melawan COVID-19 ini dilakukan secara nasional sejak dua minggu di banyak rumah sakit dan puskesmas. Anggota koperasi aktif memberikan bantuan kepada paramedis. Diharapkan, aksi peduli dari UKM dan koperasi bisa memberikan rasa optimisme dan gotong royong melawan pandemi ini,” kata Ketua KSPPS Nasari Syariah, Chandra Vokav Saritua, saat menyerahkan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) kepada Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, di Jakarta, (1/5/2020).

“Kami berterimakasih kepada koperasi Nasari karena bantuan ini sangat membantu petugas di lapangan yang sampai sekarang terus bekerja semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami sampaikan per 28 April lalu, ada 71 rumah sakit Muhammadiyah yang terlibat covid dan lebih dari 2.500 pasien dirawat di rs kita,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Dia menambahkan, APD bukan seperti baju yang bisa dipakai berulang-ulang. Keperluan di lapangan sangat banyak.

“Bukan soal jumlah yang diberikan tetapi semangat gotong-royong menjadikan COVID-19 ini sebagai masalah bersama. Saling bahu-membahu menyelesaikan masalah, bukan saling menyalahkan,” ucapnya.

Menurut Chandra, ini merupakan bakti sosial tahap pertama dan akan ada lagi bantuan tahap selanjutnya hingga Agustus, menyambut hari kemerdekaan. Sebanyak 75.000 masker, 7.500 APD, 7.500 paket sembako, 7.500 paket berbuka puasa, serta 750 penyemprotan disinfektan di pesantren, masjid dan tempat ibadah.

Pada momentum ini, Nasari Group juga memberi pesan kepada pemerintah agar bisa memberikan kepastian kapan pandemi ini berakhir.

“Kami terdampak paling parah, tetapi tetap ingin memberikan sesuatu kepada bangsa ini. Kami mendorong pemerintah memastikan kepada masyarakat kapan ini semua akan berakhir. Contohnya, Amerika Serikat,d mereka memberikan fase-fase yang jelas. Kepastian itu yang harusnya bisa kita terima, ada tahapan tertentu sampai semua normal kembali,” ungkap Wakil Ketua KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean.

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3