background img
fULL BENNER 1
Atasi Dampak Corona Akan Dibuat Lumbung Pangan Asep

Asep Garut sinergitas bersama Polres Garut berbagi masker peduli Covid-19 (Foto: PAD)

Paguyuban Asep Dunia

Atasi Dampak Corona Akan Dibuat Lumbung Pangan Asep

KOTA GARUT, SINARPAGINEWS - Di tengah polemik pandemi Virus Corona (SARS CoV-2) atau Covid-19, para nama Asep yang tergabung dalam Paguyuban Asep Dunia (PAD) di  Kabupaten Garut ikut peduli dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Garut dengan berbagi masker gratis kepada masyarakat, Kamis (30/4/2020).

Pantauan dilapangan, dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan mereka bersama-sama membagikan masker kepada masyarakat hasil pengumpulan Donasi anggota PAD Garut di 3 wilayah yang berbeda :

  1. Alun-alun Tarogong Garut
  2. Pertigaan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Cimanuk Garut
  3. Bunderan suci Jalan Karangpawitan Garut

Asep Jalal dan Tim PAD Garut berbagi masker (Foto: PAD)

Asep Jalal yang menjadi inisiator dari kegiatan pembagian masker gratis ini mengatakan.

“Kegiatan ini berawal dari pertemuan rutin pengajian bulanan PAD DPD Kabupaten Garut. Alhamdulillah  tahap awal tadi 30 lusin masker sudah dibagikan,” kata Asep Jalal yang juga pengusaha pendiri kuliner Aren Brownies Garut (ABG), Brownies kukus lapis gula aren salah satu oleh-oleh unik khas kota Garut.

“Tujuan kami ingin membantu pemerintah dalam menghadapi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membagikan masker berlogo PAD untuk tahap awal,” tambahnya

Simak Videonya:

 

Ketua PAD DPW Priangan Timur, Asep Jaelani mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker ini akan di ikuti juga dengan kegiatan lainnya berupa  pembagian sembako bagi masyarakat dan anggota PAD terdampak Covid-19.

“Aksi Asep berbagi masker, mendapat apresiasi yang sangat antusias dari semua kalangan, alhamdulillah banyak yang bangga memakai masker PAD,” kata Asep Jaelani.

Asep Jaelani (duduk kedua kanan) dalam suatu kegiatan PAD (Foto: PAD)

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 ini masyarakat tidak hanya masker yang dibutuhkan. Sebagian warga Garut khawatir akan mengalami kerawanan pangan jika pandemi ini terus berlanjut.

“Untuk sekedar bertahan hidup saja sebagian warga Garut kesulitan mendapatkan sembako. Kayaknya PAD perlu menjawabnya dengan Lumbung Pangan Asep (LPA). LPA adalah sesuatu yang sangat sederhana yang bisa kita lakukan untuk ketahanan pangan,” tambahnya.

Asep Garut Beraksi berbagi masker peduli Covid-19 (Foto: PAD)

Penjelasan Ketua PAD DPW Priangan Timur, jika setiap anggota PAD menyisihkan uang sisa jajannya Rp. 2.000 sehari, jika dari 250 anggota WhatsApp Group (WAG) PAD ada 150 orang saja yang bersedia menyisihkan Rp. 2.000/hari, maka dalam sehari akan terkumpul dana sebesar Rp. 300.000. Dalam 10 hari akan terkumpul dana sebesar Rp. 3.000.000, jika kita kumpulkan dalam sebulan (30 hari) akan terkumpul dana sebesar Rp. 9.000.000.

“Betapa dahsyatnya gerakan LPA, jika semua anggota rela melakukannya secara konsisten dan ikhlas. Apalagi setiap hari di bulan Ramadhan adalah hari-hari penuh kebaikan dan keberkahan. Yuk kita mulai sekarang,” pungkasnya.

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3