background img
fULL BENNER 1
HAKLI Gelar Halal Bihalal & Silaturahmi Virtual 1441 Hijriah

Ketua Umum PP HAKLI Prof. Dr H. Arif Sumantri, SKM., M.Kes dalam acara Halal Bihalal Virtual HAKLI (Foto: Asep Ruslan)

HAKLI Gelar Halal Bihalal & Silaturahmi Virtual 1441 Hijriah

KOTA BANDUNG, SINARPAGINEWS - Menyambut 1 Syawal 1441 Hijriah ditengah pandemic Covid-19 yang masih belum mereda potensi penularan virusnya, disisi lain semangat membangun ukhuwah dan silaturahmi Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) melalui halal bihalal sangat kuat.

Sehingga beradaptasi dengan kondisi dan maraknya perubahan kebutuhan komunikasi melalui virtual, maka PP HAKLI menyelenggarakan “Halal Bihalal & Silaturahmi Virtual HAKLI 1441 Hijriah”, Sabtu (30/5/2020) pagi.

“Tujuan Halal Bihalal selain menguatkan tali silaturahmi paska Ramadhan 1441 Hijriah dalam suasana WFH dari pandemic Covid-19, juga memberikan pesan pada seluruh Sanitarian Indonesia untuk tidak surut semangat dedikasi, integritas dan loyalitas pada upaya pencegahan eskalasi Covid-19 pada masyarakat melalui pengelolaan sanitasi lingkungan, social distancing, phisical distancing, desinfeksi dan cuci tangan pakai sabun kepada masyarakat,” kata Ketua Umum PP HAKLI Prof. Dr H. Arif Sumantri, SKM., M.Kes.

Halal Bihalal & Silaturahmi Virtual HAKLI 1441 Hijriah (Foto: Asep Ruslan)

“Sekaligus pada halal bihalal yang dihadiri lebih dari 5.000 Sanitarian seluruh Indonesia melalui virtual apps Zoom dan sekitar lebih dari 7.500 yang menyaksikan live streaming via Youtube, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kesamaan pandang tentang New Normal (perubahan pola hidup) pasca pandemic Covid-19,” tambahnya.

Pada acara Halal bihalal Virtual HAKLI 1441 H ini hadir Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr. Kirana Pritasari, MQIH sekaligus mewakili Menteri Kesehatan, Letjen TNI (Purn) Dr. dr Terawan Agus Putranto, Sp. Rad (K) yang berhalangan hadir.

Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH dalam acara Halal Bihalal virtual HAKLI (Foto: Asep Ruslan)

Juga hadir Direktur Kesehatan Lingkungan, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan para ketua Organisasi Profesi Kesehatan dan yang tak kalah turut partisipasi dengan dedikasi yang tinggi para alumini Nusantara Sehat serta Sukarelawan pencegahan Pandemic Covid-19.

Halal bihalal dan Silaturahmi virtual ini sekaligus melengkapi akhir rangkaian Milad HAKLI ke 40 yang diisi dengan berbagai kegiatan di pusat dan daerah selama lebih kurang 40 hari. Diawali dari Gerakan Sanitasi Lingkungan Nasiona l (GSLN) yang dicanangkan di Kelurahan Kapuk Jakarta Utara pada Minggu (29/3/2020) lalu.

GSLN merupakan respon HAKLI untuk upaya pencegahan dari eskalasi infeksi Covid-19 yang meningkat menjadi pandemic diseluruh Indonesia. Upaya secara sistimatik dari HAKLI ditingkat provinsi, kabupaten dan kota untuk melanjutkan dan intensifkan GSLN pada masyarakat dan lingkungan memberikan hasil yang efektif terjadinya Deformasi hidup sehat.

Selain GSLN juga dilakukan bakti social disetiap daerah melalui pembagian masker, penyedian sarana prasarana cuci tangan pakai sabun (CTPS), sosialisasi pemahaman social distancing, physical distancing serta pelaksanaan desinfeksi media permukaan dan ruang terbuka dengan waktu dan ketentuan yang tepat serta cermat.

Pada halal bihalal dan silaturahmi ini diisi ceramah virtual oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, MA.

Ceramah Virtual Imam Besar Masjid Istiqla, Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, MA (Foto: Asep Ruslan)

Sebelumnya disampaikan laporan dari Ketua Umum PP HAKLI Prof. Dr. H. Arif Sumantri, SKM., M.Kes, serta penyampaian informasi tentang New Normal pada kemitraan organisasi Profesi oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH sekaligus menyampaian sambutan Menteri Kesehatan Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.An (K) yang berhalangan hadir.

Ketua Umum HAKLI Prof. Arif Sumantri dalam penyampaian laporan, menjelaskan tentang kegiatan dan upaya serta peran HAKLI pada masa pandemic Covid-19, melalui penyiapan masyarakat untuk dapat memiliki potensi kemampuan melakukan preventif dengan pengelolaan sanitasi lingkungan Bersatu dalam kesatuan menghadapi Covid-19.

“Upaya nyata yang sangat urgent pada fasilitas pelayanan Kesehatan yaitu tanggap pada pengelolaan limbah Covid-19 secara terintegerasi pada setiap jenis dan sumbernya. Harapan nyata dapat melekat menjadi titik strategis pencegahan melalui hidup bersih dan saniter dengan pendayagunaan sanitarian disetiap desa melalui program satu desa satu sanitarian,” kata Prof. Arif.

Dirinya berharap, halal bihalal dan silaturahmi virtual HAKLI ini menjadi penguat pada seluruh Sanitarian Indonesia untuk terus menghidupkan jiwa dedikasi, integeritas dan loyalitas pada masyarakat untuk menghadirkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Momentum halal bihalal dan silaturahmi virtual HAKLI ini, menjadi penguat pada seluruh Sanitarian Indonesia untuk terus menghidupkan jiwa dedikasi, integeritas dan loyalitas pada masyarakat untuk menghadirkan PHBS setiap saat dan menjadi sebuah trend budaya hidup bersih sehat dan aman dalam situasi pandemic Covid-19 untuk beradaptasi pada New Normal (perubahan pola Hidup baru),” harapannya.

Poster Acara Halal Bihalal & Silaturahmi Virtual HAKLI 1441 Hijriah (Foto: Asep Ruslan)

“Salam HAKLI untuk Sanitarian Indonesia yang sehat, kuat dan bermartabat. Sanitarian Unggul, Lingkungan Sehat Indonesia Maju untuk masa depan yang lebih sejahtera jasmani dan rohani. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin. Semoga silaturahmi dan halal bihalal ini menjadikan kita Kembali pada fitrah untuk melayani dan membangun sumberdaya manusia yang unggul, khususnya pada dpemberdayaan masyarakat di desa melalui pengelolaan sanitasi lingkungan untuk hidup bersih, sehat dan aman,” pungkas Ketua Umum PP HAKLI.

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3