background img
bank bjb 1
Humas Gugus Tugas Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten  12 Juli 2020

Humas Gugus Tugas Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten 12 Juli 2020

GARUT, - Satu Pasien konfirmasi positf covid-19 di kabupaten Garut bertambah satu orang, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Minggu 12 Juli 2020.

Yeni yang juga Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut menjelaskan, hari ini ada penambahan 1 pasien yang terpapar positif Covid-19 (KC-27) berdasarkan hasil swab test.

"Ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1 orang (KC-27) perempuan usia 27 tahun pegawai Puskesmas Cempaka, Desa Lebak jaya, kecamatan Karangpawitan," kata Yeni.

Yeni mengatakan, pasien positif covid-19 sudah dalam perawatan dan penanganan medis di RSUD dr. Slamet Garut. Tim Gugus Tugas juga langsung melakukan tracking dan tracing, sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tempat tinggal pasien.

”Jadi total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 4.898 kasus,” ungkap Yeni.

Yeni memaparkan, dalam kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 2.040 orang, dimana 1.808 masih dalam tahap observasi dan 232 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

Sementara untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), terang Yeni, sebanyak 2.748 kasus, dengan rincian 31 masih dalam pemantauan, 4 dalam perawatan, dan 2.713 selesai pemantauan, dimana 15 diantaranya meninggal.

"Lalu untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 83 kasus. Rinciannya, 1 kasus sedang dalam perawatan dan 82 kasus selesai pengawasan, dimana 18 diantaranya meninggal," ucapnya.

Sedangkan untuk Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19, lanjut Yeni, sebanyak 27 kasus terdiri 1 orang dalam perawatan di rumah sakit, 23 orang dinyatakan sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Yeni menghimbau masyarakat tetap waspada, jangan sampai terjadi klaster baru akibat tak mematuhi protokol kesehatan, karena Pasar menjadi sorotan di tengah pandemik COVID-19, satu demi satu pasar tradisional di Tanah Air terjangkit COVID-19 dan menjadi klaster penyebaran virus SARS-CoV-2.

"Oleh karena itu tetap waspada, ikuti anjuran pemerintah mengenai protokol kesehatan dalam segala aktifitas diluar rumah. Dan secara masif Tim Gugus Tugas juga terus lakukan pemeriksaan di kelompok rentan tertular (seperti pasar dan tempat keramaian) khawatir ada klaster baru," ujarnya.

Yeni berharap, dengan upaya bersama yang kita lakukan secara konsisten, pandemi COVID-19, khususnya di Kabupaten Garut segera berakhir, pungkasnya.

Berita Lainnya
Iklan brebes pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4