background img
bank bjb 1
Himbauan Pemerintah Shalat Idul Adha Saat Pandemi Covid-19

Tawaf jemaah haji saat Pandemi Covid-19 (Foto: Istimewa)

Himbauan Pemerintah Shalat Idul Adha Saat Pandemi Covid-19

  1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan
  2. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan
  3. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan
  4. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabuh/hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar
  5. Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jaah dengan suhu >37,5 derajat celcius (dua kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan
  6. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter
  7. Mempersingkat pelaksanaan shalat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya
  8. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah Jemaah dengan menjalankan kotak; karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit
  9. Penyelenggaraan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan shalat Idul Adha
  1. Jemaah dalam kondisi sehat
  2. Membawa sajadah/alas shalat masing-masing
  3. Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan
  4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabut atau hand sanitizer
  5. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan
  6. Menjaga jarak antar Jemaah minimal 1 meter
  7. Menghimbau untuk tidak mengikuti shalat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19
  1. Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik
  2. Penyelenggaraan mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban
  3. Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging
  4. Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik
  1. Pemeriksaan kesehatan awal, yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas
  2. Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan
  3. Setiap panitia yang melakukan penyembeliha, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendisribusian daging hewan harus mengguakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan
  4. Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  5. Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah
  6. Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu keluarga
  1. Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah selurut prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan
  2. Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan
Berita Lainnya
PDAM bdg Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN