background img
bank bjb 1
Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 14 Agustus 2020

Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 14 Agustus 2020

GARUT, - Ada penambahan Dua pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Jumat 14 Agustus 2020, pukul 19.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, hari ini ada penambahan dua pasien konfirmasi positif COVID-19 yaitu yaitu seorang laki-laki usia 51 tahun, asal Kecamatan Bayongbong (KC-57), dan seorang laki-laki usia 52 tahun, asal Kecamatan Pangatikan (KC-58).

“Untuk proses selanjutnya pasien KC-57 dan KC-58 telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Slamet. Menindaklanjuti hasil temuan, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan respon cepat untuk tracing dan tracking, dan tentunya, sebelum kegiatan tersebut dilakukan surveilans terhadap kontak erat risiko tinggi,” ujar Yeni.

Sementara itu, tim sub divisi pencegahan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, hari ini telah melakukan kegiatan skrining masif sebanyak 99 orang dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab di Kecamatan Tarogong Kidul.

Selanjutnya, kata Yeni, pada hari ini juga ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 3 orang yaitu 1 orang asal Kecamatan Bayongbong, 1 orang asal Kecamatan Karangpawitan dan 1 orang asal Kecamatan Talegong. Satu orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut.

Yeni menjelaskan, untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 5.516 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 2.557 kasus, dengan rincian 175 Kasus isolasi mandiri dan 2.382 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.901 kasus, dengan rincian 12 Kasus isolasi mandiri, 3 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.851 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 35 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 58 kasus terdiri 2 kasus isolasi mandiri, 16 kasus isolasi RS/perawatan, 37 kasus dinyatakan sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Pemkab Garut terus menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ini dengan menjalakan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) diantaranya sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari kerumunan serta menghindari kontak fisik seperti jabat tangan dan lainnya.

Yeni mengingatkan, bahwa salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran Covid-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.(spn-grt)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Beebopp pa erwin ASEP PRESIDEN purwakarta 2