background img
bank bjb 1
Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 28 Agustus 2020

Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 28 Agustus 2020

GARUT,- Hari ini ada laporan Lima pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Jumat 28 Agustus 2020, pukul 19.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, pada hari ini, terdapat laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 5 orang pasien, yaitu seorang laki-laki (KC-76) usia 54 tahun asal Kecamatan Selaawi, seorang laki-laki (KC-77) usia 28 tahun asal Kecamatan Cilawu, seorang perempuan (KC-78) usia 55 tahun asal Kecamatan Talegong, seorang laki-laki (KC-79) usia 59 tahun asal Kecamatan Samarang, seorang perempuan (KC-80) usia 47 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul.

“Untuk proses selanjutnya semua pasien telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Slamet. Menindaklanjuti hasil temuan, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan respon cepat untuk tracing dan tracking, dan tentunya, sebelum kegiatan tersebut dilakukan surveilans terhadap kontak erat risiko tinggi,” ujar Yeni.

Yeni menambahkan, terdapat penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 1 orang orang asal Kecamatan Cilawu. “Untuk proses selanjutnya pasien telah mendapatkan perawatan di RSUD dr. Slamet Garut,” ujar Yeni.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 5.731 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 2.733 kasus, dengan rincian 170 Kasus isolasi mandiri dan 2.563 Kasus discarded/selesai pemantauan," jelasnya.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.918 kasus, dengan rincian 13 Kasus isolasi mandiri, 1 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.868 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 36 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 80 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 15 kasus isolasi RS/perawatan, 61 kasus dinyatakan sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 775 sampel (orang).

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

Yeni juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang.

"Salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah