background img
bank bjb 1
Bupati Purwakarta Merasa Prihatin Atas Kejadia Yang menimpa Agen BPNT

Bupati Purwakarta Merasa Prihatin Atas Kejadia Yang menimpa Agen BPNT

PURWAKARTA, - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika merasa prihatin atas kejadian yang menimpa agen bantuan pangan non tunai untuk wilayah Kecamatan Pondoksalam yang sempat mengalami tindakan pembegalan oleh sekelompok orang di wilayah Pasawahan, beberapa hari lalu

Menurut Anne Ratna Mustika, kejadian ini perlu dilakukan evaluasi terkait penyalurannya. Sebab, kata Anne Ratna bantuan sosial itu seharusnya langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

"Tapi kan kemarin itu kenapa bantuan sosialnya dalam bentuk uang? Padahal kan seharusnya BPNT itu dalam bentuk sembako, jadinya perlu ditelusuri," katanya,

Ketika ditanya kemungkinan adanya kesalahan mekanisme dalam penyalurannya, Anne Ratna menyebut akan mengeceknya kembali masalah ini.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kadinsos Purwakarta, Asep Surya mengatakan pada wartawan, memang bantuan sosial BPNT yang kemarin bukan dalam bentuk sembako melainkan uang Rp 500 ribu per KK.

"Ya yang kemarin uang dibegal itu Rp 135 juta untuk 270 KPM yang ada di lima desa. Memang harusnya masuk ke ATM penerima atau KPM-nya datang langsung ke BNI. Tapi, karena BPNT itu KPM-nya sudah tua sehingga dibantu oleh agen, dan masuk ke rekening agen sampai dicairkan oleh agen itu," katanya seraya menyebut agen tersebut berniat untuk membantu para KPM. (Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah