background img
bank bjb 1
Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Sabtu 12 September 202

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Sabtu 12 September 202

GARUT, - Penambahan Tujuh pasien kasus konfirmasi positif, dan Lima pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Sabtu 12 September 2020, pukul 17.30 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 7 orang, yaitu seorang perempuan (KC-118) usia 34 tahun asal Kecamatan Karangpawitan, seorang laki-laki (KC-119) usia 49 tahun asal Kecamatan Sukawening, seorang perempuan (KC-120) usia 18 tahun asal Kecamatan Wanaraja, seorang laki-laki (KC-121) usia 55 tahun asal Kecamatan Kadungora, seorang laki-laki (KC-122) usia 73 tahun asal Kecamatan Cisurupan, seorang laki-laki (KC-123) usia 46 tahun asal Kecamatan Samarang, dan seorang laki-laki (KC-124) usia 40 tahun asal Kecamatan Tarogong Kaler.

Selanjutnya, kata Yeni, Syukur Alhamdulillah pada hari ini ada laporan penambahan 5 orang pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi), dan dinyatakan Sembuh oleh tim dokter di RSUD. dr. Slamet Garut, yaitu seorang perempuan (KC-80) usia 47 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, seorang laki-laki (KC-82) usia 52 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, seorang laki-laki (KC-96) usia 26 tahun asal Kecamatan Selaawi, seorang laki-laki (KC97) usia 39 tahun asal Kecamatan Cibatu, dan seorang perempuan (KC-101) usia 45 tahun asal Kecamatan Cilawu.

Yeni menambahkan, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 3 orang, yaitu 1 orang asal Kecamatan Tarogong Kidul, 1 orang asal Kecamatan Bayongbong, dan 1 orang asal Kecamatan Cikajang (2 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.384 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.286 kasus, dengan rincian 497 Kasus isolasi mandiri dan 2.789 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.974 kasus, dengan rincian 28 Kasus isolasi mandiri, 2 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.907 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 124 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 31 kasus isolasi RS/perawatan, 88 kasus dinyatakan sembuh, dan 4 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 434 sampel (orang), dan telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-118 di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 5 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.

Dijelaskan Yeni, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Beebopp pa erwin ASEP PRESIDEN purwakarta 2