background img
bank bjb 1
Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Kamis 17 September 2020

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Kamis 17 September 2020

GARUT, - Ada penambahan Lima pasien kasus konfirmasi positif, dan Satu Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Kamis 17 September 2020, pukul 17.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 5 orang, yaitu laki-laki (KC-155) usia 49 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, dan perempuan (KC-156) usia 32 tahun dari Kecamatan Karangpawitan. Penambahan lainnya terdapat dari Kecamatan Cikajang, masing-masing perempuan (KC-152) usia 43 tahun, perempuan (KC-153) usia 27 tahun, perempuan (KC-154) usia 16 tahun.

Yeni menambahkan, ada laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 6 orang, yaitu 2 orang asal Kecamatan Tarogong Kaler, 1 orang asal Kecamatan Leuwigoong, 1 orang asal Kecamatan Bayongbong, 1 orang asal Kecamatan Cilawu, dan 1 orang asal Kecamatan Selaawi.

Selanjutnya, kata Yeni, Syukur Alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) dan telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter di RSUD. dr. Slamet Garut sebanyak 1 orang, yaitu perempuan (KC-78) usia 55 tahun dari Kecamatan Talegong.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.872 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.727 kasus, dengan rincian 702 Kasus isolasi mandiri dan 3.025 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.989 kasus, dengan rincian 23 Kasus isolasi mandiri, 3 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.926 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 156 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 57 kasus isolasi RS/perawatan, 91 kasus dinyatakan sembuh, dan 7 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 352 sampel (orang), dan telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-112 dan KC-133 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 30 orang, dan pada kontak erat KC-102 di Kecamatan Cikajang sebanyak 26 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.

Dijelaskan Yeni, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah