background img
bank bjb 1
Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 18 September 2020

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 18 September 2020

GARUT, - Ada Lima Belas pasien kasus konfirmasi positif dan Tujuh pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Jumat 18 September 2020, pukul 20.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 15 orang, yang terbagi 5 kecamatan antara lain ; Kecamatan Cikajang sebanyak 7 orang yaitu laki-laki (KC-157) usia 54 tahun, perempuan (KC-158) usia 22 tahun, perempuan (KC-159) usia 24 tahun, perempuan (KC-160) usia 40 tahun, perempuan (KC-161) usia 45 tahun, laki-laki (KC-162) usia 17 tahun, dan perempuan (KC-163) usia 48 tahun.

Dari Kecamatan Bayongbong sebanyak 4 orang yaitu Laki-laki (KC-165) usia 13 tahun, laki-laki (KC-166) usia 17 tahun, laki-laki (KC-167) usia 47 tahun, dan perempuan (KC-168) usia 21 tahun.

Selanjutnya, dari Kecamatan Garut Kota sebanyak 2 orang yaitu laki-laki (KC-169) usia 56 tahun, dan perempuan (KC-170) usia 21 tahun. Dari Kecamatan Banyuresmi sebanyak 1 orang yaitu Perempuan (KC-164) usia 81 tahun, dan Kecamatan Karangpawitan sebanyak 1 orang yaitu perempuan (KC-171) usia 51 tahun.

Yeni menambahkan, ada laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 3 orang, asal Kecamatan Tarogong Kidul, dan kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 7 orang.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.994 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.832 kasus, dengan rincian 794 Kasus isolasi mandiri dan 3.038 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.991 kasus, dengan rincian 25 Kasus isolasi mandiri, 1 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.928 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 171 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 64 kasus isolasi RS/perawatan, 98 kasus dinyatakan sembuh, dan 8 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 456 sampel (orang), dan telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-132 di Kecamatan Limbangan sebanyak 6 orang, pada kontak erat KC-156 di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 27 orang, pada kontak erat KC-54 dan KC-155 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 8 orang, pada kontak erat KC-98, KC-99 dan KC-105 sebanyak 33 orang, serta pada kontak erat KC-126 dan KC-127 di Kecamatan Garut Kota sebanyak 45 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.

Dijelaskan Yeni, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah