background img
bank bjb 1
Kecelakaan Maut Kembali Terjadi Di Ruas Tol Cipularang KM 72

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi Di Ruas Tol Cipularang KM 72

PURWAKARTA, - Peristiwa kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang kembali terjadi pada Minggu (20/9/2020), tepatnya di KM 72 di wilayah Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta.

Kecelakaan ini melibatkan truk boks bernomor polisi D 8431 WE dengan truk yang melarikan diri usai kejadian.

"Kendaraan datang dari Bandung menuju Jakarta. Dugaan sopir mengantuk dan kurang antisipasi lalu menabrak kendaraan yang ada di depannya," ujar seorang petugas kepolisian, Aiptu Handono pada wartawan

Dalam kecelakaan ini dua orang meninggal dunia dan sopir selamat dari maut.

Korban yang tewas, kata Handono, ialah kernet dan penumpang.

"Satu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit dan satu lagi tewas saat perawatan tim medis di RS MH Thamrin," ujarnya.

Sementara itu, pengakuan sopir truk, Ali Rahmat bahwa ia tidak tengah kondisi mengantuk saat mengendari kendaraan.

"Enggak mengantuk. Mungkin karena enggak ke-rem, biasanya jarak itu lima meter antarkendaraan dan kecepatan di 70 atau 80 kilometer per jam," ujarnya.

Korban-korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini di antaranya Wahidin (30) alamat Padalarang dan Zaenul Rukmana (19) alamat Cipatat.

Keduanya berasal dari Bandung Barat.

Data Kecelakaan di Tol Cipularang Selama Sepekan Terakhir

Selama sepekan kasus kecelakaan yang terjadi di Tol Cipukarang begitu sering bahkan jika dirata-ratakan sehari terjadi satu kasus.

Sejumlah kecelakaan yang terjadi selama sepekan ini mulai 12 September hingga 18 September 2020.

1. Kecelakaan Tol Cipularang KM 80, 3 Orang Tewas

Kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (12/9/2020) melibatkan minibus Luxio dan truk yang mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya luka-luka. Penyebab kecelakaan ini berdasar keterangan Kepala Induk PJR Cipularang, AKP Stanlly Soselisa karena sopir mengantuk sehingga kendaraan tak bisa dikendalikan dan menabrak truk yang ada di depannya.

2. Jalanan Basah

Kecelakaan ini terjadi di KM 77.200 Tol Cipularang pada Minggu (13/9/2020) melibatkan dua kendaraan minibus. Namun beruntung tak ada korban jiwa.

AKP Stanlly pun menyebut kecelakaa itu lantaran kondisi jalan yang basah setelah turun hujan dan pengemudi kurang antisipasi menjaga jarak aman.

3. Dua orang luka-luka, Ngerem mendadak terjadi kecelakaan beruntun

Kecelakaan ini terjadi di KM 100.100 B Tol Cipularang pada Minggu (13/9/2020) malam dengan melibatkan dua minibus. Kejadian ini pun membuat dua orang alami luka-luka dan mendapat penanganan medis di RS MH Thamrin.

AKP Stanlly mengaku penyebab kecelakaan lantaran pengemudi Yaris mengerem mendadak sehingga minibus Jazz dari arah belakangnya langsung menabrak.

4. Sopir truk mengantuk tabrak kendaraan di depannya

Kecelakaan ini terjadi di KM 93.200 B pada Senin (14/9/2020). Gara-gara sopir truk mengantuk, akhirnya kendaraan yang dia kemudikan menabrak kendaraan lain yang berada tepat di depannya. Namun, tak ada korban dalam kejadian ini.

5. Ban pecah, Pikap sayuran terbalik

Kendaraan pikap terbalik di Tol Cipularang tepatnya di KM 89.400 B pada Senin (14/9/2020). Kendaraan pikap ini datang dari arah Bandung menuju Jakarta, namun saat berada di lokasi kejadian pikap itu mengalami pecah ban yang mengakibatkan kendaraan itu terbalik.

6. Pengemudi Terios mengantuk

Kecelakaan ini terjadi di KM 84.100 pada Senin (14/9/2020) dini hari. Penyebab kecelakaan berdasar keterangan Kepala Induk PJR Cipularang ialah karena pengemudi Terios mengantuk. Beruntung tak ada korban jiwa dan hanya kendaraan mengalami kerusakan.

7. Kurang Antisipasi Jarak Aman

Kecelakaan yang terjadi di KM 92 B ini terjadi pada Rabu (16/9/2020) melibatkan satu minibus dengan truk. Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang luka di bagian jari tangannya.

"Pengemudi truk itu kurang antisipasi sehingga menabrak Avanza yanh ada di depannya," kata AKP Stanlly.

8. Kecelakaan Beruntun, Tapi Nihil Korban Jiwa

Kecelakaan ini terjadi di ruas Tol Cipularang KM 77.500 A melibatkan tiga kendaraan pada Kamis (17/9/2020).

Kepala PJR Induk Cipularang, AKP Stanlly Soselisa menyampaikan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini hanya kendaraan mengalami kerusakan.

Kronologi kecelakaan ini, kata Stanlly, ketiga kendaraan ini datang dari arah Jakarta menuju Bandung.

Namun, saat di lokasi kejadian kendaraan Daihatsu ini hendak menyalip dari bahu jalan dan tak terkendali sehingga menyebabkan kendaraan oleng ke kiri hingga menabrak pembatas bahu jalan.

"Si sopir oleng juga ke kanan sehingga membuat pengemudi truk kaget dan banting stir juga ke kanan. Lalu, datang pengemudi Fortuner langsung menabrak truk bagian depan samping," katanya (Ms)

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah