background img
bank bjb 1
Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Sabtu 3 Oktober 2020

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Sabtu 3 Oktober 2020

GARUT, - Ada penambahan 6 pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Sabtu 3 Oktober 2020, pukul 20.30 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD. dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 282, tidak ditemukan hasil pemeriksaan positif COVID-19.

Selanjutnya, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 5 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Bayongbong, 1 orang dari Kecamatan Banjarwangi, 2 orang dari Kecamatan Pasirwangi, dan 1 orang dari Kecamatan Cilawu (2 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Ada pula laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 6 orang, terdiri dari Kecamatan Leles sebanyak 4 orang, yaitu perempuan (KC-206) usia 43 tahun, perempuan (KC-208) usia 28 tahun, dan laki-laki (KC-209) usia 6 tahun, serta laki-laki (KC-210) usia 17 hari.

Selain itu terdapat 2 orang kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi), yaitu laki-laki (KC-204) usia 31 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, dan perempuan (KC-221) usia 25 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 8.290 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 4.964 kasus, dengan rincian 858 Kasus isolasi mandiri dan 4.106 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 3.070 kasus, dengan rincian 55 Kasus isolasi mandiri, 4 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.973 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 256 kasus terdiri 11 kasus isolasi mandiri, 40 kasus isolasi RS/perawatan, 193 kasus dinyatakan sembuh, dan 12 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-256 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 51 orang, dan pada kontak erat kasus konfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Banjarwangi sebanyak 4 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengungkapkan, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyebaran virus COVID-19 pada komunitas dan risiko individu menurut Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (CCOVID-19) RI. Pertama, kondisi berkerumun dalam suatu tempat. Kedua, orang-orang yang berdekatan dalam jarak 1 – 1,5 meter. Ketiga risiko jika sirkulasi ruangan tidak baik seperti ruangan tertutup. Keempat, durasi atau lamanya waktu berinteraksi dalam suatu kondisi perkantoran atau ruangan yang tertutup.

"Oleh karena itu, Kami mohon kepada warga masyarakat untuk menghindari kerumunan dan tidak melakukan kontak fisik, selalu menjaga jarak, dan menghindari berada di ruangan tertutup dalam waktu yang lama," ungkapnya.

Menurutnya, kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran COVID-19 ialah kedisiplinan seluruh pihak untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat dengan 3 M.

“Kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran COVID-19 ini adalah kedisiplinan kita. Kedisiplinan dalam melakukan 3 M diantaranya Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak, karena tidak semua orang yang positif Covid-19 memiliki gejala." ujarnya.

Yeni menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang.

“Mari berjuang bersama memutus mata rantai penyebaran virus ini, dan saling gotong royong melindungi sesama kita sehingga bisa terbebas dari COVID-19,” ajaknya.

Berita Lainnya
PDAM bdg NOPEMBER Perumahan pa sep iKLANBREBES 1 bawah 4