background img
bank bjb 1
Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Selasa 13 Oktober 2020

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Selasa 13 Oktober 2020

GARUT KAB, - Ada penambahan sebanyak 12 pasien kasus konfirmasi positif, dan 4 pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Selasa 13 Oktober 2020, pukul 21.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD. dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 230, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12 orang, terdiri dari Kecamatan Cilawu sebanyak 8 orang, yaitu perempuan (KC-312) usia 46 tahun, laki-laki (KC-313) usia 51 tahun, perempuan (KC-314) usia 32 tahun, perempuan (KC-317) usia 2 tahun, perempuan (KC-318) usia 28 tahun, perempuan (KC-319) usia 40 tahun, lakilaki (KC-320) usia 75 tahun, dan perempuan (KC-321) usia 65 tahun.

Selain itu, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 lainnya yaitu perempuan (KC-315) usia 40 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, perempuan (KC-316) usia 17 tahun dari Kecamatan Kadungora, dan perempuan (KC-322) usia 52 tahun dari Kecamatan Cibalong, serta laki-laki (KC-323) usia 47 tahun dari Kecamatan Pasirwangi.

Selanjutnya, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-sebanyak 2 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Bayongbong, dan 1 orang dari Kecamatan Selaawi.

Ada pula laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi) bertambah sebanyak 4 orang, terdiri dari Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 3 orang, yaitu laki-laki (KC-218) usia 69 tahun, perempuan (KC-244) usia 49 tahun, dan perempuan (KC-247) usia 42 tahun. Dari kecamatan Cilawu sebanyak 1 orang, yaitu laki-laki (KC-252) usia 60 tahun.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 8.782 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 5.354 kasus, dengan rincian 405 Kasus isolasi mandiri dan 4.949 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 3.105 kasus, dengan rincian 37 Kasus isolasi mandiri, 4 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3.026 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 323 kasus terdiri 0 kasus isolasi mandiri, 74 kasus isolasi RS/perawatan, 236 kasus dinyatakan sembuh, dan 13 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 273 sampel (orang).

Tim Gugus Tugas COVID-19 juga, telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-296 dan pada kontak erat kasus konfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Kersamanah sebanyak 10 orang, serta pada kontak erat kasus konfirmasi positif Covid19 asal Kota Bandung di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 14 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari STIGMA pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat. Dan bagi masyarakat lainnya untuk terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari;

Yeni mengatakan, keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, upaya ini dilakukan dengan 2 cara yaitu, Pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak). Kedua, memutus rantai penularan dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif.

Berita Lainnya
PDAM bdg Perumahan pa sep dprd 1 hari pahlawan 2