background img
BJB 2017
Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi, Sekolah Harus Bertanggungjawab

Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi, Sekolah Harus Bertanggungjawab

BANDUNG - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, menyesalkan aksi brutal yang dilakukan siswa SD Longkewang, Sukabumi, Jawa Barat yang mengakibatkan SR (8) murid kelas II meninggal dunia.

Menurut Khofifah, pihak sekolah harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut hingga siswa tersebut meninggal setelah mengalami benturan di bagian kepala.

"Karena terjadi di lingkungan sekolah maka pihak sekolah dalam hal ini guru  kelas dan kepala sekolah harus bertanggung jawab," kata Khofifah seusai pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (10/08).

Menurut Khofifah, ada unsur kelalaian yang dilakukan guru dalam kasus ini karena guru bukan hanya mentransformasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga mengajarkan etika dan adab kepada anak-anak.

"Kasus seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi jika guru lebih awas dan peka dalam memonitor sikap dan perilaku seluruh murid didiknya," ujarnya.

Seperti diketahui, SR meniggal dunia diduga setelah terlibat perkelahian dengan temannya, Selasa (8/8). SR diduga menjadi korban perundungan atau bullying. Saat ini peristiwa nahas tersebut sedang diselidiki jajaran Polres Sukabumi. Tak hanya dipukul, telinga SR disumbat menggunakan keripik, dan disiram dengan minuman ringan. (spn/jg)
               
              

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN BREBES 5 RADIO THOMSON1 HUT RI BREBES4
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN DEDI HUT IKLAN PEMKOT TEGAL