background img
Leaderboard BJB 2018
Ketua DPK PKPI Majalengka Angkat Bicara Terkait Insiden Di Kantor DPMD Majalengka

Ketua DPK PKPI Majalengka Angkat Bicara Terkait Insiden Di Kantor DPMD Majalengka

MAJALENGKA (sinarpaginews.com) Mencermati insiden pengrusakan kantor Dinas PMD yang berlokasi di Jl. Ahmad Kusumah Kelurahan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka, pada hari senin 12 Nopember 2018, sungguh sangat memprihatinkan.

Ir. Dede Mulyana Ketua DPK PKPI Kabupaten Majalengka turut serta angkat bicara terkait insiden tersebut, Dede Mulyana menerangkan, "Apalagi konsep yang digaungkan oleh bupati terpilih DR. H Karna Sobahi MmPd, akan melakukan penataan pelayanan birokrasi yang lebih baik dari sebelumnya, termasuk dalam pelaksanaan program untuk kesejahtraan masyarakat Kabupaten Majalengka baik kegiatan proyek proses tender/lelang ataupun penunjukan langsung oleh dinas terkait."

Sambung Dede Mulyana "Namun dengan adanya kejadian pengrusakan Kantos Dinas PMD tersebut sungguh ironis dan miris, karena pencermatan saya di lapangan ada beberapa faktor yang dianggap sebagai pemicunya. Mungkin saja adanya Deal-deal atau Janji-janji antara pemborong atau pelaksana proyek dengan pemangku kepentingan di instansi terkait yang wan prestasi, ada dusta diantara mereka, sehingga oknum pengusaha tersebut nekad melakukan perlawanan atau tindakan yang boleh dikata anarkis, seperti pengrusakan fasilitas kantor dinas pemerintah Kabupaten Majalengka, memang tindakan ini pelanggaran hukum yang perlu ditegakan rasa keadilan dan perlu aparat kepolisian Majalengka mengusut tuntas permasalahan ini." ungkapnya.

"Tapi ada sisi menariknya menurut hemat saya, kenapa? Karena tindakan pengrusakan kantor dinas baru kali pertama ini dilakukan terang-terangan setelah pelakunya tidak dapat jatah proyek yang ada di dinas tersebut, sehingga aparat kepolisian tidak perlu lama untuk mengusutnya karena sudah bisa ditebak siapa para pelakukanya dari organisasi mana yang menaungi mereka. Ini saya yakin sudah dikantongin oleh aparat kepolisian kita, jangankan ada saksi mata yang melihat kejadian pelabrakan kantor dinas tersebut, tidak ada saksi pun akan mudah diendus, cukup tanya dinas terkait saja karena saya yakin pemangku kepentingan dinas pasti tahu karena mungkin mereka sudah ada perjanjian sebelumnya terkait pemberian jatah proyek terutama juksung yang selama ini di pemerintahan majalengka kerap terjadi bahkan jadi alat loby untuk kepentingan politik."

Dede Mulyana juga menuturkan, Jadi menurut saya ini jadikan pembelajaran berharga untuk kedepanya, bahkan harus diusut dan ditindak tegas, mungkin tidak hanya pelaku usaha tapi sekaligus dengan pemangku kepentinganya adalah seluruh dinas yang suka melakukan bagi-bagi jatah proyek pemerintah tanpa mengedepan rasa keadilan dan trad record atau kondite dari perusahaan tersebut. Ketika kejadian ini terjadi baik pelaku pengrusakan maupun dinas terkaitnya Sama-sama diproses biar publik majalengka faham kondisi yang terjadi." tutur Dede Mulyana. (Abi Cris /Irwanto)

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng