background img
bank bjb
Sistem "Passing Grade" Penerimaan CPNS Tidak Pernah Disosialisasikan

Sistem "Passing Grade" Penerimaan CPNS Tidak Pernah Disosialisasikan

PONTIANAK - Sistim penilaian passing grade atau nilai ambang batas minimal yang dipergunakan dalam tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru dilaksanakan beberapa waktu lalu, belum pernah disosialisasikan. Akibatnya peserta tes kurang memahami dan mengakibatkan jumlah peserta banyak yang tidak lulus.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar Suprianus Herman kepada SP, Minggu (18/11). Suprianus mengatakan, sistem passing grade yang diterapkan pada seleksi CPNS tahun 2018 banyak mendapat keluhan baik dari peserta maupun dari pemerintah kabupaten dan kota. Hal ini terjadi karena sistem ini belum dipahami betul oleh para peserta tes.

Menurutnya hal ini terjadi karena sistem ini belum pernah disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga pada saat diterapkan saat tes CPNS peserta kurang memahami dan berdampak pada para peserta itu sendiri. Dari informasi diketahui tingkat kelulusan CPNS dengan sistim passing grade sangat rendah. Bahkan beberapa daerah tingkat kelulusannya tidak memenuhi kuota yang dibutuhkan.

“Sebenarnya sistim passing grade ini sudah cukup baik dalam pelaksanaan tes CPNS, salah satunya untuk untuk menghindari KKN, dan mencari serta menguji kualitas dan mendapatkan SDM PNS yang berkualitas,” ujar Suprianus.

Dikatakan demikian karena soal yang diujikian antara satu dengan yang lain memiliki perbedaan. Selain itu ratusan ribu soal yang disampaikan sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah,dan hal ini bertujuan untuk mencari CPNS yang berkualitas.

Namun masalah kualitas SDM antara satu provinsi dengan provinsi lain sangat berbeda artinya kulitas SDM di wilayah Barat Indonesia sangat berbeda dengan di wilayah Timur. Artinya sistem ini tidak bisa diterapkan secara merata dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk menyelesaikan permasalahan ini sudah barang tentu ada kebijakan atau alternatif yang akan ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sebab tes CPNS ini belum selesai karena masih ada beberapa tahapan tes yang harus diikuti peserta.

Oleh sebab itu, sebelum sistem ini diterapkan hendaknya terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat. Selanjutnya jika dimungkinkan dapat disampaikan pada saat di perguruan tinggi, sehingga ketika lulus perguruan tinggi peserta sudah penah mengetahui sistim tersebut. (spn/SP)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS