background img
bank bjb
Pelaku Pembunuhan Kades Tagaule: Ayah dan Dua Anak, Terancam 12 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuhan Kades Tagaule: Ayah dan Dua Anak, Terancam 12 Tahun Penjara

GUNUNGSITOLI - Polres Nias ungkap kasus pembunuhan (Kades) Kepala Desa Tagaule, atas nama, Benasokhi Zai (41) Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias sekitar Pukul 11.00 Wib, Selasa (1/1/2019) Siang.

Hal itu disampaikan oleh, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik.,MH, menyebutkan, korban Benasokhi Zai (41) alias Ama Seniman, warga Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, saat itu ia melintas di depan rumah Tersangka dan mengeluarkan kata² sumbang ditujukan kepada tersangka, ia pun menantang tersangka ajak melakukan perkelahian.

Sehingga Tiga (3) Tersangka emosi, Ayah langsung mengambil sebilah parang bersama 2 orang anaknya mengambil parang masing-masing dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban, hingga korban jatuh tergeletak. ujarnya

Ke-Tiga tersangka, Arozatulo Lase (44) alias Ama Selvi, warga Desa Tagaule Dusun III, Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, dan Defianus Lase (18) alias Defi, status Pelajar, serta Inisial OL (15) status Pelajar, warga Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara. Rabu (2/1/2019)

Tersangka Arozatulo Lase, (44) membacok lengan tangan bawah kiri korban satu kali, saat korban memegang handphone (HP). Kemudian korban membalikkan badannya melangkah ke arah Dwiker plat lalu Tersangka membacok punggung korban tempatnya tulang ekor sebanyak satu kali.

Lebih lanjut Kapolres Nias menjelaskan, Saat itu korban melarikan diri. Namun dihadang dari depan oleh anak tersangka inisial OL (15) langsung membacok lengan atas tangan korban sebelah kiri hingga terjatuh dalam posisi telungkup.

Sementara itu, pelaku Arozatulo Lase (ayah) membacok kepala korban sebelah kanan sebanyak Empat (4) kali, dan pelaku inisial OL (anak tersangka) kembali membacok lengan atas tangan kiri korban, sedangkan Defianus Lase (anak tersangka) membacok punggung korban. ucap Deni

Mendengar hal itu, keluarga korban bersama masyarakat mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) sehingga anak korban melaporkan ke Polsek Bawolato dengan Laporan Polisi: LP /01/ 1 / 2019 / NS tanggal 01 Januari 2019, Pelapor Sepriaman Animan Zai alias Niman (anak korban).

Polsek Bawolato, tengah menerima laporan pengaduan masyarakat langsung turun ke TKP dibantu Satuan Reskrim Polres Nias.

Setelah dilakukan penganiayaan, Ke-tiga pelaku melarikan diri. Tidak lama kemudian ke-Dua pelaku inisial OL (15) dan DL (18) menyerahkan diri ke Polsek Bawolato.

Sementara ayah ditangkap saat membersihkan badannya bercak darah dan pakaiannya serta parang di aliran sungai Na'ai.

Polisi tengah menyita Barang Bukti yang digunakan oleh ke-tiga tersangka, sebilah parang ukuran 39 CM milik Tersangka, Arozatulo Lase, dan sebilah parang ukuran 63 CM milik Defianus Lase, dan sebilah parang ukuran 60 CM milik inisial OL, serta pakaian korban.

Deni menyebutkan, kepada tersangka karena bersama-sama melakukan penganiayaan yang menyebabkan matinya orang dikenakan, "sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat 2 ke 3e dan atau Pasal 351 ayat 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 Tahun Penjara. terangnya

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS