background img
bank bjb
Penertiban Aset Daerah, Pemprov Klabar Jalin Kesepakatan Dengan KPK

Penertiban Aset Daerah, Pemprov Klabar Jalin Kesepakatan Dengan KPK

PONTIANAK, -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan bersama Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menghadiri agenda Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah se Kalimantan Barat dengan Bank Kalbar dan Badan Pertanahan Provinsi Kalbar Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan dan Penertiban Aset Daerah di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (25/4).

Kegiatan yang diikuti oleh para Kepala Daerah Kabupaten dan Kota se-Kalbar ini, Basaria Panjaitan mengingatkan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Kalbar untuk transparan dan akuntable dalam penyelenggaraan pemerintah. "Intinya hari ini kita (KPK_red) membantu bapak Gubernur dan para Bupati serta Wali Kota untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sekarang dan kedua kita membantu management aset dikelola dengan baik, supaya seluruh kekayaan yang dimiliki oleh pemerintah daerah diketahui masing-masing kepala daerah mungkin selama ini dipakai oleh pihak-pihak tertentun atau pihak ketiga yang mana tidak masuk kas daerah," ungkap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan.

Lanjutnya, tak hanya itu saja ia dimungkinkan adanya pontensi yang bisa dimanfaat oleh pemerintah daerah untuk menambah pemasukan pendapatan daerah yang dikelola secara baik dan transparan.

"Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK hadir bersama mereka mendampingi yang mana biasanya adanya kendala-kendala yang susah-susah mereka akan hadir dan mengatakan supaya ini bukan hak mereka dan dikembalikan ke daerah.

Serta membuat kesepakatan antara bank daerah supaya benar-benar mematuhi aturan dan memanfaatkan fungsinya," ujarnya. Ia menambahkan untuk pajak pemerintah daerah serta para pengusaha atau siapapun wajib pajak ini akan dibuatkan program agar bisa transparan dalam pengelolaannya supaya masyarakat bisa melihat kelola keuangan dan aset pemerintah secara terbuka dan akuntabel.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji mengatakan untuk aset daerah milik pemerintah itu semua dikelola dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) diatas Hak Pengelolaan (HPL) cuma tarif dari HPL terlalu rendah.

"Aset daerah kita itu kebanyakan diberikan dalam bentuk HGB diatas HPL cuma tarifnya terlalu rendah. Saya kemaren katakan untuk Provinsi ini kalo kita samakan dengan harga aset daerah kota Pontianak yang sudah diberlakukan berapa persen kenaikkannya hampir 88 kali dari provinsi nah ini perlu kita pendampingan dari KPK agar kelolanya lebih baik," ujar Gubernur Kalbar H. Sutarmidji.

Dirinya pun melihat Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di provinsi sangat jauh perbedaanya dengan NJOP yang ada saat ini dari nilai jual dipasaran. "Saat ini terjadi di provinsi NJOP sangat jomplang (Berbeda_red) sekali dengan nilai harga di pasaran. Misalnya NJOP 100 ribu nilai rill sebenarnya hampir 600 sampai 700. Dan mereka jual beli itu pakai NJOP seharusnya pakai nilai rill setempat, NJOP kita naikkan sehingga BPHTB akan naik sehingga tidak ada jual beli menghindari BPHTB itu," tegasnya.

Sejak menjabat sebagai gubernur kalbar, ia berkeinginan agar masyarakat mengetahui berapa kas daerah yang di kelola pemerintah agar adanya kemajuan dalam membangun kalbar lebih maju dan transparan. "Saya dari awal menjabat saya ingin masyarakat bisa tahu berapa sih uang yang ada di kas daerah yang dikelola dan mereka mengakses itu boleh serta harus tahu. Kalo bisa setiap menit, setiap detik masyarakat bisa mengakses, kemudian semua unit pelayanan itu sudah online dan terintegrasi nah ini akan kita bangun, saya yakin tahun ini akan selesai," urainya.

Dengan semua program yang sudah dikerjakan supaya tata kelola pemerintah akan mudah dan nyaman serta masyarakat tidak perlu lama mengurus segala adminitrasi di pemerintah daerah dengan masyarakat.(spn/hms)


Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS