background img
bank bjb
Puan Maharani Dinilai Punya Kemampuan Jabat Ketua DPR

Puan Maharani Dinilai Punya Kemampuan Jabat Ketua DPR

Jakarta, – Sosok Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) nonaktif, Puan Maharani memiliki kemampuan menjabat ketua DPR. Puan pernah menjadi ketua Fraksi PDIP DPR. Selain itu, selama lima tahun terakhir, Puan dipercaya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/5/2019).

“Secara prinsip Puan punya kemampuan, apalagi posisi ketua DPR bukan sifatnya personal, lebih kepada kolektif kolegial. Ketua DPR mengoordinasikan, bukan pengambil keputusan, karena ada para wakil yang berasal dari partai-partai,” kata Muradi.

Muradi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3), partai politik (parpol) pemenang Pemilu Legislatif (Pileg), berhak menempati kursi ketua DPR. Mengacu real count KPU hingga Rabu (15/5/2019), PDIP berada di peringkat pertama, dan perolehan kursi diprediksi mencapai 133.

“Kalau pada 2014, posisi ketua DPR bisa disebut 'dibajak', maka sekarang bagian dari hak yang melekat untuk pemenang Pemilu atau dalam hal ini PDIP. Karenanya, nama Puan tentu paling kuat menjabat ketua DPR. Kita tahu perolehan suara Puan sekitar 420.000 dalam Pileg. Tertinggi dari seluruh calon anggota legislatif (caleg) PDIP maupun partai lain,” ujar Muradi.

Menurut Muradi, Puan mempunyai jejaring yang cukup baik selama lima tahun. Komunikasi Puan dengan para elite parpol pun tak mengalami kendala. “Tinggal kemudian seberapa efektif nanti kalau memang Puan memimpin DPR. Kalau melihat koalisi di parlemen, tampaknya Puan tidak terlalu dapat tekanan,” ucap Muradi.

Muradi menambahkan, kekuatan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di parlemen, kurang lebih 60 persen. “Bahkan koalisi Jokowi-Ma'ruf bisa bertambah. Jadi sebenarnya tidak rumit bagi Puan menjaga ritme di DPR nanti. Lain hal kalau koalisinya kecil,” imbuh Muradi.

Di sisi lain, Muradi mengungkap, sejak era Reformasi, belum pernah ada trah dinasti politik yang menjadi ketua DPR. Puan sebagai cucu dari Proklamator sekaligus Presiden Pertama RI, Sukarno (Bung Karno) memiliki peluang menorehkan sejarah. “Posisi ketua DPR, peluang untuk Puan wujudkan bahwa trah Bung Karno mampu kelola legislatif,” pungkas Muradi.
Sumber: Suara Pembaruan

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS