background img
bank bjb
Tak Berizin, Dealer Nissan Rancaekek Tetap Beroperasi

Dinding Depan Dealer Nissan Sedang Dirobohkan Karena Tidak sesuai Tata Ruang Wilayah. Foto: Dimas Madia

BELUM LENGKAPI IZIN: Surat Teguran Ke 2 akan Dilayangkan Setelah 7 hari

Tak Berizin, Dealer Nissan Rancaekek Tetap Beroperasi

RANCAEKEK - Setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung melayangkan surat peringatan pertama guna menyelesaikan kelengkapan surat perijinan beroperasi kegiatan usaha Dealer Mobil Nissan Datsun Rancaekek pada hari Kamis, (27/6/2019), Kemarin.
  
Selain itu, berdasarkan ketentuan yang berlaku, Satpol PP menegaskan agar pihak Perusahaan Dealer menghentikan kegiatan untuk sementara. Pantauan m.sinarpaginews.com Jumat, (28/6), diduga pihak perusahaan masih melakukan kegiatan usaha.
 
Pasalnya, terpantau kegiatan karyawan Dealer Mobil Nissan Datsun yang berlokasi di Jalan Raya Km 20, Rancaekek - Bandung, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung ini masih tetap melakukan aktivitas.
 
Saat dikonfirmasi, Ketua Cabang Dealer Nissan Datsun tidak bisa ditemui, menurut keterangan Satuan Pengamanan (Satpam) dilokasi tersebut mengatakan, pihak penanggung jawab perusahaan tidak ada yang bisa ditemui karena alasan sedang ada kesibukan.
 
"Pak Joni nya sedang meeting, jadi tidak bisa di ganggu, untuk satu minggu ini pak Joni tidak akan bisa di ganggu soalnya banyak urusan keluar," kata satuan pengaman yang tidak menyebut namanya, Jumat, (28/6), dilokasi Dealer Nissan Rancaekek.
 
TIDAK SESUAI TATA RUANG
 
Dilokasi tersebut, dinding bangunan depan Dealer Nissan yang bersampingan dengan permukiman warga sedang dalam pembongkaran. Hal itu, berdasarkan ketentuan bangunan dinding Dealer Nissan tidak seseuai kelayakan.
 
Ketidak layakan itu, sebelumnya ditegur Pemerintah setempat dan disikapi Satpoll PP kabupaten Bandung, menurut keterangan pihak Dealer Nissan menyatakan, pembongkaran itu sudah direncanakan dari jauh - jauh hari.
 
"Sebelum pihak Satpol PP menegur, ini sudah direncakan untuk dibongkar, hanya kemarin - kemarin tanggung mau diselenggarakan Launching itu," katanya.
 
Kegiatan yang masih dilakukan pihak Dealer itu direspon Satpol PP Kabupaten Bandung, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang - undangan,
 
Oki Suyatno akan kembali menegaskan agar sementara kegiatan usahanya tidak dilakukan setelah menyelesaikan kelengkapan perijinan.
 
Mengingat, kata dia, berdasarkan surat teguran kesatu dengan Nomor: 331.1/922/GAKPERUNDA yang dilayangkan pada Kamis, 27/6/2019 kemarin, diantaranya kewajiban perusahaan mesti menyelesaikan perijinan sebelum memulai kegiatan usaha.
 
Namun, jika perusahaan masih tetap beroprasi setelah adanya surat teguran pertama itu dengan kurun waktu tujuh hari. Maka, kata oki, pihaknya akan melayangkan surat teguran kedua.
 
"Kalo dalam waktu 7 hari masih belum melakukan penghentian, nanti turun teguran 2 pak, begitu SOP nya," tegasnya.
 
Selanjutnya, sesuai ketentuan jika surat telah dilayangkan sebanyak tiga kali, maka akan dilakukan penutupan paksa.
 
 
 
Wartawan: Dimas Madia
Berita Lainnya
purwakarta kab COLUMBUS bess travel Brebes 4