background img
bank bjb
Polres Nias Serahkan 5 Tersangka Tindak Pidana Pemilu ke JPU

Polres Nias Serahkan 5 Tersangka Tindak Pidana Pemilu ke JPU

GUNUNGSITOLI,- Polres Nias menyerahkan 5 Tersangka ke JPU Kejaksaan Negeri Gunungsitoli serta barang bukti tindak pidana pemilu, Senin (8/7/2019).

Kapolres Nias  AKBP Deni Kurniawan, S.IK.,MH, menyebutkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 175 / V / 2019 / NS, tanggal 29 Mei 2019, Pelapor an. Warling Telaumbanua, SE,  tentang tindak pidana pemilu “anggota PPK yang karena kelalaiannya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan/atau sertifikat rekapitulasi penghitungan perolehan suara.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 505 dari UU RI Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang terjadi antara hari Jumat tanggal 19 April 2019 s/d hari Sabtu tanggal 04 Mei 2019 diwilayah Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias. katanya.

Kronologi, pada hari sabtu (4/5/2019) sekira pukul 21.30 Wib, pelapor sedang berada di Wisma Sangehao di Jln. Diponegoro Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli dalam hal melakukan pengawasan terhadap kegiatan anggota KPU Kabupaten Nias yang sedang akan melakukan pembacaan penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di tingkat Kabupaten Nias.

Adapun saat itu anggota KPU telah mentayangkan hasil DA1 (sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dalam wilayah kecamatan) pada layar infokus untuk dapat disaksikan oleh seluruh saksi dari masing-masing partai politik.

Tiba-tiba ada seorang saksi partai yang keberatan dengan mengatakan “kami belum mendapatkan DA1 ditingkat PPK Kec. Idagawo, jadi kami mohon kepada KPU dan PPK Idanagawo untuk membagikan DA1 tersebut”, dan kemudian terlapor an. HASRAT GUNAWAN ZEBUA dan an. HEZAARO WARUWU langsung membagikan kepada masing-masing saksi partai politik dan anggota Bawaslu.

Kemudian anggota KPU melakukan penetapan terhadap hasil DA1 yang telah dibacakan oleh PPK Idanagawo, namun dalam pembahasan tersebut muncul keberatan dari seorang saksi partai politik NASDEM an. FAIGIASA BAWAMENEWI ia mengatakan “karena ada dua versi DA1 yang diterima oleh masing-masing saksi partai, kira-kira DA1 mana yang akan kita pakai?”,.

Selanjutnya kepada PPK Idanagawo dan meminta Bawaslu Kab. Nias untuk pertemuan khusus. Adapun setelah pertemuan khusus selesai, selanjutnya sidang dilanjutkan oleh anggota KPU dengan memberikan pilihan kepada seluruh peserta sidang yakni apakah dilakukan rekap ulang C1 se Kecamatan Idanogawo atau hanya hasil perolehan suara partai dan calon yang dianggap bermasalah diperbaiki dengan didasari dengan C1 yang dimiliki oleh KPU khusus di Kecamatan Idanogawo.

Adapun saat itu seluruh peserta sidang meminta kepada anggota KPU supaya dilakukan rekap ulang seluruh hasil perolehan suara dengan mendasari C1 milik KPU. Sehingga anggota KPU melakukan rekap ulang terhadap hasil perolehan suara.

Setelah selesai dilakukan rekap ulang oleh anggota KPU yang menghasilkan DA1 bahwa ditemukan terdapat perbedaan DA1 yang rekap ulang tersebut dengan DA1 yang ditetapkan oleh PPK Idanogawo dengan DA1 versi pertama dan DA1 versi kedua.

Atas peristiwa tersebut pelapor selaku pengawas pemilu menemukan adanya dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu yang dilakukan oleh anggota PPK Idanogawo Kabupaten Nias.

Sehingga pelapor membuat LHPP (laporan hasil pengawasan pemilu) kepada Bawaslu Kabupaten Nias untuk dilakukan pembahasan dalam Rapat Pleno Bawaslu yang disimpulkan sebagai temuan Bawaslu Kab. Nias.

Setelah itu Bawaslu Kabupaten Nias melakukan penyelidikan terhadap laporan temuan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu dan Tim Sentra Gakkumdu meneruskan laporan itu ke SPKT Polres Nias.

Ada pun Saksi-saksi yaitu, Warling Telaumbanua, SE selaku anggota bawaslu, Damai Kristian Telaumbanua, Faigiasa Bawamenewi, Syukurman Zebua, Eliezeri Laoli.

Sementara itu, lima (5) Tersangka yaitu, Heza'aro Waruwu, Faoatulo Zai, Metarius Zai, Satuwaris Zai, Hasrat Gunawan Zebua.

Polisi menemukan barang bukti, satu set asli sertifikat rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara calon anggota dewan perwakilan rakyat daerah Provinsi dari setiap Desa/kelurahan dalam wilayah kecamatan pemilihan umum tahun 2019/formulir Model DA1-DPRD Provinsi.

Satu set asli sertifikat rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara calon anggota dewan perwakilan rakyat daerah Provinsi dari setiap Desa/kelurahan dalam wilayah kecamatan pemilihan umum tahun 2019, formulir model DA1-DPRD Provinsi yang diserahkan PPK Kec. Idanogawo kepada panwaslu kecamatan idanogawo kabupaten nias.

Dan sertifikat rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara calon anggota dewan perwakilan rakyat daerah Provinsi dari setiap desa/kelurahan dalam wilayah kecamatan pemilihan umum tahun 2019, formulir model DA1-DPRD Provinsi yang diserahkan PPK Kec. Idanogawo kepada bawaslu Kabupaten Nias. Sehingga pihak Kepolisian Resor Nias menyerahkan 5 Tersangka ke JPU Kejaksaan Negeri Gunungsitoli serta barang bukti lainnya. ujar Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.IK.,MH.



Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS